BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Survei tahap II untuk penjaringan bakal calon Bupati Karangasem pada Pilkada November 2024 yang dilakukan oleh Partai Golkar menampilkan hasil yang menarik. Dari tiga kandidat yang mengikuti survei ini, hanya satu yang merupakan kader internal Partai Golkar, yaitu I Negah Sumardi, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Karangasem.
Keberadaan Sumardi sebagai kader Golkar memberikan keuntungan tersendiri dalam survei ini. Dibandingkan dua kandidat lainnya yang bukan kader, Sumardi memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar. Hal ini diakui oleh Ketua DPD Partai Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan. Menurutnya, status sebagai kader memang memberikan nilai tambah, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan DPP Golkar.
“Sebagai kader, tentu ada nilai plusnya, tetapi DPP akan mencari yang terbaik dan berpotensi untuk menang,” kata Setiawan.
Nengah Sumardi, dalam wawancara pada Senin (8/7/2024), mengakui bahwa dirinya satu-satunya kader Golkar di Karangasem yang mengikuti proses sejak survei tahap I hingga tahap II. Sumardi menyatakan kesiapan penuh jika ditugaskan oleh DPP, dan ia juga telah menjalankan arahan untuk berkomunikasi dengan partai politik lainnya di Karangasem. Meskipun demikian, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPP, percaya bahwa DPP memiliki pertimbangan yang matang untuk memenangkan Pilkada.
“Saya sebagai kader tentu selalu siap jika ditugaskan. Semoga bisa terwujud dan tentunya bisa memenangkan Pemilu,” ujar Sumardi.(st/bpn)













