Wiloka Legal Culture
Camat Kuta Selatan menerima penghargaan Wiloka Legal Culture pada Malam Penganugerahan PJA 2024 di Jakarta Selatan, Sabtu (1/6/2024). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KUTA SELATAN – Camat Kuta Selatan berhasil meraih peringkat pertama dalam Penghargaan Wiloka Legal Culture 2024 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. Penghargaan ini diserahkan pada Malam Penganugerahan Paralegal Justice Award (PJA) 2024 di Jakarta Selatan, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6/2024).

Mengacu pada Surat Keputusan Menkumham RI Nomor: PHN. 21-HN.04.04 Tahun 2024, penghargaan tersebut diberikan kepada camat yang aktif dalam menjalankan tugas dan fungsi untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, serta memberdayakan masyarakat. Mereka bermitra dengan kepala desa/lurah dan mendukung peran mereka sebagai paralegal dalam PJA, mengedepankan nilai-nilai kesadaran dan kepatuhan hukum.

Baca Juga :  Diskominfo Badung Gelar Sosialisasi Keamanan Siber untuk Antisipasi Insiden Siber

Pada tahun 2024, lima camat di Indonesia terpilih sebagai penerima penghargaan bergengsi ini. Peringkat pertama diraih oleh Dr. I Ketut Gede Arta, AP., S.H., M.Si (Camat Kuta Selatan, Kabupaten Badung), diikuti oleh Agnes Virganty, S.STP., M.Si (Camat Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat) di peringkat kedua, Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., M.Si (Camat Sumbersari, Kabupaten Jember) di peringkat ketiga, Ady Fazar, A.Md.LLAJ, S.Sos., S.H., M.H., Kp. (Camat Tanta, Kabupaten Tabalong) di peringkat keempat, dan Khairunnas Y, S.STP., M.M. di peringkat kelima.

“Bagi saya, penghargaan ini adalah sebuah motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Tentunya melalui langkah-langkah inovatif, sehingga tugas dan fungsi dapat terlaksana secara optimal. Terimakasih saya sampaikan ke Bapak Bupati, atas kesempatannya mengikuti seleksi,” singkat Camat Gede Arta dihubungi pada Minggu (2/6/2024).

Baca Juga :  ITDC Dukung Community Based Tourism dengan Bantuan Tempat Sampah Untuk Tiga Desa Adat di Benoa

Pada malam penganugerahan tersebut, juga diserahkan Penghargaan Non Litigation Peacemaker (NLP) kepada kepala desa/lurah atas peran mereka dalam menyelesaikan konflik hukum di masyarakat. Dari Kabupaten Badung, penerimanya adalah Perbekel Bongkasa Pertiwi Kecamatan Abiansemal (I Nyoman Buda, S.E.), Perbekel Getasan Kecamatan Petang (I Wayan Suandi, S.Pt), Lurah Tuban Kecamatan Kuta (I Dewa Gede Saka Putra, S.STP., MAP), dan Perbekel Jagapati Kecamatan Abiansemal (I Wayan Sutarga).

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada desa/kelurahan yang layak investasi, meningkatkan sektor pariwisata, dan membuka lapangan kerja melalui Penghargaan Anubhawa Sasana Jagaddhita (ASJ). Dari Kabupaten Badung, penerimanya adalah Perbekel Bongkasa Pertiwi Kecamatan Abiansemal I Nyoman Buda, S.E., yang juga menjadi salah satu dari 50 kepala desa/lurah penerima Anugerah PJA 2024.

Baca Juga :  Karya Mengagumkan Sekaa Gong Anak-anak Semara Winangun di PKB ke-46

Paralegal Justice Award (PJA) 2024 diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenkumham dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Mahkamah Agung, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa PDTT, dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News