PPDB KOTA DENPASAR
1.222 Berkas Ditolak pada PPDB SMP Negeri Kota Denpasar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 untuk jenjang SMP negeri di Kota Denpasar telah dimulai pada Selasa (18/6/2024). Proses pendaftaran dimulai dengan jalur prestasi yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Kamis (20/6/2024).

Menurut data dari Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, pada Rabu (19/6/2024) hingga pukul 15.00 WITA, sebanyak 3.274 calon siswa mendaftar melalui jalur prestasi. Dari jumlah tersebut, 1.942 berkas pendaftaran telah diverifikasi, sementara 110 berkas masih dalam proses verifikasi.

Baca Juga :  Pesta Industri Expo Resmi Dibuka di Living World Denpasar

“Sebanyak 1.222 berkas pendaftaran ditolak,” ungkap Wiratama.

Wiratama menjelaskan bahwa ada beberapa alasan mengapa berkas pendaftaran calon siswa ditolak. Setelah dilakukan verifikasi oleh tim verifikator sekolah, ditemukan beberapa masalah seperti kesalahan pada surat pernyataan, data prestasi yang diunggah tidak sesuai dengan petunjuk teknis, serta ketidaksesuaian Kartu Keluarga.

“Jika berkas pendaftaran ditolak karena data yang kurang lengkap, operator sekolah akan menghubungi pendaftar untuk memperbaiki dan melengkapi kembali. Pendaftaran melalui jalur prestasi masih dapat dilakukan hingga Kamis besok,” tambahnya.

Wiratama juga menginformasikan bahwa PPDB SMP Negeri tahun ajaran 2024/2025 ini mencakup beberapa jalur, yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali. Jalur zonasi memiliki kuota 60 persen, afirmasi 5 persen, prestasi 30 persen, dan perpindahan tugas orang tua/wali 5 persen.

Baca Juga :  Warga Denpasar Antusias Hadiri Pasar Rakyat Sewaka Jaya, Dukung Pengendalian Inflasi Berkelanjutan

Jalur zonasi dibagi menjadi dua kategori: jalur zonasi umum dengan kuota 40 persen dan jalur zonasi bina lingkungan dengan kuota 20 persen. Jalur prestasi dibagi menjadi prestasi akademik dengan kuota 6 persen dan prestasi non-akademik dengan kuota 24 persen. Prestasi non-akademik mencakup beberapa bidang seperti Utsawa Dharma Gita (1 persen), lomba Puja Tri Sandya (1 persen), Bulan Bahasa Bali (2 persen), olahraga (10 persen), seni (6 persen), dan Pesta Kesenian Bali (4 persen).

Wiratama memastikan bahwa PPDB tahun ajaran 2024/2025 berjalan dengan integritas tinggi, mewujudkan PPDB yang kredibel dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  AHM Best Student 2024 Incar Inovasi Kreatif Anak Muda

“Juknis PPDB menjadi panduan utama kami, dan saya patuh terhadap juknis tersebut,” tegas Wiratama.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News