Pengeroyokan
Ilustrasi Pengeroyokan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Sekelompok remaja terekam kamera melakukan aksi pengeroyokan terhadap seorang pria asal asal Desa Kayuputih, Buleleng, bernama Kadek Tino Adinata, pada Jumat (22/9/2023) dini hari. Aksi ini diduga dilakukan di sekitar Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Saat dikonfirmasi Selasa (26/9/2023), Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dimana aksi pengeroyokan itu viral di media sosial usai diunggah akun salah satu akun Instagram Story @murak.bal pada Sabtu (23/9/2023) malam.

Lebih lanjut, AKP Darma menuturkan pihak korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Buleleng. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban bersama sang pacar awalnya berangkat dari wilayah Lovina menuju ke wilayah Kelurahan Penarukan, Buleleng untuk mengambil servis handphone.

Baca Juga :  Ketua GOW Buleleng Salurkan Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil dan Balita di Sambirenteng

Kemudian setibanya di dekat lokasi kejadian sekitar 21.30 WITA, korban sebelumnya sempat diserempet pengendara sepeda motor nmax warna biru yang tidak diketahui identitasnya. Korban dan pacarnya sempat terjatuh, namun tidak ada cekcok maupun keributan, hanya saja pelaku sempat melayangkan pukulan kepada korban menggunakan helm.

“Ada yang nyerempet korban, setelah itu terjatuh tapi tidak terjadi keributan. Namun beberapa saat kemudian orang tersebut langsung memukul dengan helm sebanyak dua kali,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika.

Setelah peristiwa itu terjadi keduanya tetap berada di sekitar pantai, hingga akhirnya sekitar pukul 02.00 dinihari kurang lebih sebanyak 15 orang dengan mengendarai sepeda motor nmax datang menghampiri korban dan langsung melayangkan pukulan.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Buleleng Turut Lepas Perjalanan Para Bhikkhu Dalam Rangka IWFP 2026

“Korban dan pacarnya ini masih berada disana. Kemudian datanglah segerombolan orang yang bawa NMax kurang lebih 15 orang langsung melakukan pengeroyokan,” jelas AKP Darma.

Saat itu pacar korban berusaha melerai dan mencoba berteriak minta tolong namun para pelaku tidak menghiraukan hal tersebut. Kemudian setelah beberapa saat semua pelaku kabur meninggalkan korban yang mengalami luka lebam pada tubuhnya.

Tidak terima akan hal tersebut, korban lantas melaporkan peristiwa ini ke Polres Buleleng, pada Sabtu malam. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan, dugaan sementara aksi pengeroyokan ini terjadi karena adanya ketersinggungan sesama pengguna NMax.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News