Video Mesum
Polisi Selidiki Video Mesum Anak Dibawah Umur di Buleleng. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Dua buah video mesum sepasang kekasih yang diduga masih di bawah umur beredar luas di group WhatsApp (WA). Video berdurasi 1 menit dan 18 detik sedang mempertontonkan hubungan layaknya sepasang suami-istri disebuah kamar gelap direkam memakai kamera handphone.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya yang dikonfirmasi, Jumat (20/1/2023) mengatakan, jika beredarnya video mesum diduga dilakukan di Buleleng tersebut melibatkan anak di bawah umur dan statusnya masih belum dilaporkan, lantaran pihak korban bersama dengan orang tuanya masih melaksanakan koordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng untuk tindak lanjut berikutnya.

Baca Juga :  Gandeng Mahasiswa KKN, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Giat Jumat Bersih

“Penangan lebih lanjutnya apakah ini dilaporkan atau tidak masih menunggu keputusan pihak keluarga korban. Jelasnya saat ini kami hanya menerima info korban masih koordinasi dengan Unit PPA,” tegasnya.

Kemudian terkait jika nantinya benar usia korban masih bawah umur, maka AKP Sumarjaya menegaskan polisi akan terus menyelidiki video tersebut. Sebab dalam video terdapat tindakan perbuatan cabul dipertontonkan dengan korban yang diduga berusia di bawah 18 tahun.

“Ini masih akan kita selidiki sebab ada dugaan korban masih berusia di bawah 18 tahun. Terkait pelaporan secara resmi bisa dilakukan siapa saja mulai dari korban langsung, orang tua, pemerhati anak, dan TP2A jadi tidak mesti korban yang melaporkan,” imbuhnya.

Selain itu AKP Sumarjaya menghimbau jika sesuai dengan Undang-undang perlindungan anak, batas kawin itu ada dan ada perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh anak-anak termasuk menyentuh seperti areal sensitif seperti bibir, payudara, dan kelamin. Maka dari itu pihaknya menghimbau jangan sampai melaksanakan tindakan seperti itu apalagi sampai membuat hingga mencoba memvideokan.

Baca Juga :  Generasi Muda Menjadi Tumpuan Ekonomi ASEAN

“Itu tidak boleh dilakukan terhadap anak di bawah umur karena itu merupakan perbuatan cabul apalagi isi memvideokan,” pungkasnya.(dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini