pohon tumbang
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama OPD terkait saat meninjau pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di beberapa wilayah Kota Denpasar, Senin (2/1/2023). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Cuaca ekstrem nampaknya masih melanda Kota Denpasar diawal tahun 2023 ini. Meski intensitas hujan tidak terlalu tinggi, angin kencang membuat puluhan pohon tumbang pada Senin (2/1/2023). Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda I.B Alit Wiradana bersama OPD terkait turun langsung guna memastikan penanganan pohon tumbang dan bencana lainnya berjalan optimal.

Berdasarkan data sementara BPBD Kota Denpasar, diketahui sebanyak 20 pohon di sejumlah titik dilaporkan tumbang maupun dahan yang patah. Semuanya merupakan pohon tumbang akibat angin kencang. Dimana, saat ini sedang dilaksanakan penanganan secara sigap oleh petugas BPD, DLHK dan aparat Desa/Kelurahan. Hal ini lantaran pohon tumbang terjadi hampir bersamaan.

Baca Juga :  Inovasi Tanpa Batas, Rai Mantra Resmikan “Extreme Park” Denpasar

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang ditemui disela peninjauan mengakui bahwa akhir-akhir ini cuaca masih ekstrem. Terlebih lagi angin kencang disertai hujan.

“Sesuai dengan prediksi BMKG, bahwa memang awal tahun cuaca ekstrem, dapat kami sampaikan angin kencang membuat sejumlah pohon tumbang, saat ini sedang ditangani,” ujarnya.

Lebih lanjut Arya Wibawa mengimbau masyarakat untuk hati-hati dan waspada. Hal ini lantaran dalam situasi cuaca ekstrem, bencana bisa datang kapan saja.

“Kami imbau kepada masyarakat, agar selalu hati-hati dan waspada, jika tidak begitu penting diimbau agar tidak bepergian, apalagi menjalang Hari Suci Galungan,” ajak Arya Wibawa.

Baca Juga :  Bupati Eka dan PDIP Bagikan Asuransi kepada Pemangku

Pihaknya juga mengajak semua pihak dan seluruh masyarakat mematuhi imbauan BMKG. Hal ini mengingat Forecaster on Duty BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem wilayah Bali.

“Mari kita patuhi bersama himbauan BMKG, disertai dengan sikap waspada dan hati-hati, dan untuk langkah antisipasi kami telah tugaskan BPBD dan DLHK untuk terus memantau dan merompes pohon perindang agar tidak membahayakan saat cuaca ekstrem, dan Satgas Biru DPUPR terus gencar membersihkan gorong-gorong dan saluran air untuk mengantisipasi banjir,” ajak Arya Wibawa.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini