Dr. Sim Promotor Tinju
Kiprah Dr. Sim Seorang Promotor Tinju di Dunia Tinju Indonesia. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, PONTIANAK – Dr. (H.C.) Urgyen Rinchen Sim atau lebih akrab dipanggil Dr. Sim ini merupakan seorang promotor dan penataan pertandingan kelas dunia yang dimiliki Indonesia. Kiprahnya di dunia tinju, mengantarkan nama Dr. Sim dikenal luas masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Terlebih saat ia berhasil membawa Chris John menjadi Juara Super kelas bulu versi World Boxing Association (WBA) tahun 2011.

Pria kelahiran Palembang tersebut juga merupakan promotor tinju Indonesia pertama yang berkontribusi menghasilkan tiga Juara tinju dunia untuk Indonesia. Mereka ialah Chris John, Daud Yordan, dan Ongen Saknosiwi.

Dr. Sim mulai terlibat dengan Chris John dan juga Daud Yordan sejak 2011, ketika mereka saling berhadapan dan pada saat itu sudah dibawah kepromotoran Raja Sapta Oktohari (Mahkota Promotion).

Selain mengantarkan Chris John di kejuaraan WBA, Dr. Sim bersama sahabat karibnya Raja Sapta Oktohari juga membantu Daud Yordan menjadi petinju Indonesia pertama yang pernah merasakan gelar juara dunia di tiga kelas berbeda, yakni kelas bulu dan kelas ringan versi International Boxing Organization (IBO) tahun 2012 di Singapura. Kala itu, Daud Yordan berhadapan dengan Lorenzo Villanueve (PHI), IBO World Featherweight Title. Dan IBO kedua, tahun 2013 di Perth, Australia Daud Yordan melawan Daniel Briezuella (Argentina), IBO World Lightweight Title.

Baca Juga :  Pertamina Goes To Campus, Langkah Kolaborasi Pertamina Hadapi Trilema Energi

Kemudian di tahun 2019, Daud Yordan di bawah promotor Dr. Sim kembali berlaga di kelas ringan super versi International Boxing Association (IBA) di Batu Malang. Daud berhadapan dengan Michael Moekoena (Afsel), IBA World Super Lightweight Title.

Di tahun yang sama pula (2019), Dr. Sim juga berperan dalam membawa Ongen Saknosiwi (DBC TNI AU) menjadi juara dunia versi IBA, dalam kurang dari 10 pertarungan. IBA World Featherweight Title tersebut berlangsung di Batu, Malang. Saat itu Ongen berhadapan dengan Marco Demecillo (PHI).

Saat ini (2022) Dr. Sim juga dipercayai sebagai CEO XBC Sportech. XBC Sportech sendiri merupakan promotor olahraga yang juga bergerak di bidang manajemen atlet. Perusahaan ini rintisan kolaborasi Indonesia dan Thailand, yang fokus pada Manajemen Atlet, Manajemen Olahraga, Sports Promotion, and Sports Technology.

XBC Sportech tak hanya menanganin Atlet Tinju, tetapi juga Atlit di cabang olahraga lainnya, seperti Muaythai, Kickboxing, Angkat Besi, Senam Artistic, dan sebagainya.

Sejak dipercayakan menjadi CEO XBC Sportech, Dr. Sim menoreh banyak prestasi. Sosok yang pernah mendapat penghargaan dari World Boxing Council (WBC) Asia 2019,  dalam kategori Far East Regional Promoter of the Year  ini berhasil mengorbitkan tiga orang Juara WBC Asia Continental untuk Indonesia. Mereka adalah Hebi Marapu, Jon Jon Jet, dan Ilham Leoisa (DBC TNI AU) yang berhasil menjadi Juara WBC Asia berkat racikannya.

Baca Juga :  Kementerian Pendidikan Bantah Kabar Seragam Sekolah Diganti Setelah Lebaran

Selain dikenal sebagai promotor tinju, Dr. Sim juga dikenal sebagai Konsultan Karir. Di tangan dinginnya, lahir Siti Zahra (Mawar), atlet angkat besi yang sudah dua kali juara nasional kategori wanita, dan mendapatkan tiga Medali Emas dalam EGAT King’s Cup 2022 di Ubon Rachatani, Thailand.

Di tahun ini, XBC Sportech bersama Golden Camp Muaythai berhasil mengirimkan Dwi Soekarno (Juara Muaythai Indonesia) bertarung ke ajang kelas dunia dalam Rajadamnern World Series (RWS)  di Bangkok, Thailand. Tentu ini momen pertama kalinya Indonesia dapat berlaga dalam ajang yang sangat prestisius. Seperti diketahui RWS selayaknya putaran final World Cup di sepakbola.

Di awal tahun 2022, Dr. Sim mendapatkan kepercayaan oleh WBC Asian Boxing Council (ABCO) menjadi Member Komite Regional Affairs. Berkat kemampuan negosiasi dalam dunia tinju dan networking yang luas secara profesional di Indonesia maupun mancanegara. pria yang juga di panggil bang Simon ini kerap dijuluki sebagai ‘Al Haymon of Asia’. Al Haymon sendiri sejatinya adalah seorang legenda promotor, boxing advisor dan world matchmaker dalam percaturan tinju profesional dunia.

Baca Juga :  Pekan Pertama Bulan Mei 2024, The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah 2 Event Internasional

Karir cemerlang Dr. Sim tak hanya pada promotor tinju, ia juga dikenal sebagai konsultan dan pelatih karier bersertifikat yang memiliki spesialisasi di bidang kepemimpinan, kewirausahaan, dan pengembangan karakter.

Dr. Sim juga salah satu founding partner John Maxwell Team, sebuah group yang beranggotakan profesional, pelatih karier, dan pembicara yang memiliki sertifikat dari kepelatihan John C. Maxwell yang menawarkan layanan workshop, seminar, pembicara, dan pelatihan untuk membantu individual dan para profesional untuk mengembangkan diri, organisasi, dan perusahaan di seluruh dunia.

Sosok yang dikenal Al Haymon Asia ini menulis dua buku tentang kepemimpinan yang diberikan judul ‘the SERVER Leadership’ 2013. dan buku keduanya, the SERVER Leadership: Story pada 2014.

Dr. Sim juga kerap ditunjuk sebagai pelatih dan juri dalam beberapa kontes putri nasional,  Putri Pariwisata Indonesia, Miss Coffee Indonesia, Putri Olahraga Indonesia, Putri Bahari Indonesia, Putri Wirausaha Kreatif Indonesia, Putri Pangan Indonesia, dan Duta Kopi Indonesia.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News