UGM
Dosen FEB UGM Ikuti ToT di Universiti Teknologi Malaysia. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTA – Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM mengikuti Training of Trainers (ToT) yang diselenggarakan ASEAN Network for Green Entrepreneurship and Leadership (ANGEL), di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) pada 21-25 November 2022.

ANGEL menyelenggarakan kegiatan ToT yang dalam pertemuan pertama dilaksanakan secara luring bagi pegiat. UGM sendiri diwakili oleh Prof. Nurul Indarti, Ph.D., Rr Tur Nastiti, M.Si., Ph.D., Rocky Adiguna, SE., M.Sc., Ph.D., Widya Paramita, S.E., M.Sc., Ph.D., selaku Dosen Departemen Manajemen FEB UGM dan Afif Donny Sambudi selaku Asisten Dosen di FEB UGM.

“Kegiatan ToT ini meliputi forum informasi, pelatihan kepemimpinan hijau bagi komunitas, akademisi, hingga mahasiswa, dan konferensi di universitas asal peserta,” kata Nurul dalam rilis yang diterima, Selasa (29/11/2022).

Nurul menjelaskan ANGEL merupakan program internasional yang ditujukan untuk pembangunan kapasitas kepemimpinan kewirausahaan hijau dari masing-masing lembaga mitra di Kamboja, Indonesia, Laos, Vietnam dan Malaysia. Kelompok sasaran pertama ialah pemangku kepentingan internal, yaitu mahasiswa, staf akademik dan non-akademik, serta manajemen puncak. Sementara itu, kelompok sasaran kedua ANGEL ialah kelompok yang kurang beruntung dalam masyarakat yang termasuk perempuan dan minoritas, kelompok yang berpendapatan miskin di komunitas perkotaan dan pedesaan, serta penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Sampah Menumpuk Berserakan ke Jalan

Pegiat dari ANGEL berasal dari 11 universitas di ASEAN, yaitu Negara Indonesia, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Vietnam serta didukung oleh institusi dari Yunani dan Cyprus. Sumber pendanaan dari ANGEL berasal dari institusi yang terlibat serta program Erasmus+ Capacity Building in Higher Education dari European Union.

“Tujuan dari pelaksanaan program ini ialah untuk mendukung lulusan perguruan tinggi dan kelompok minoritas-marjinal dalam memeroleh pendapatan yang lebih baik melalui kewirausahaan hijau yang dipimpinnya,”paparnya.

Lebih lanjut Nurul menyampaikan terdapat 7 negara yang tersebar ke dalam 16 institusi. Di Indonesia sendiri terdapat Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII). Sementara itu, Malaysia melibatkan Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Malaysia Kelantan, dan University Tun Hussein Onn Malaysia. Pada Negara Kamboja terdapat University of South-East Asia, Institute of Technology Cambodia, dan Royal University of Phnom Penh. Laos sendiri melibatkan Savannakhet University dan Champasack University. Lalu,  institusi yang terlibat di Vietnam ialah Can Tho University dan Ha Noi University of Mining and Geology, Yunani melibatkan Research Innovation and Development Lab dan Hellenic Open University, serta Cyprus melibatkan European University Cyprus dan Center for Social Innovation.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini