TCEC
Delegasi G20 Kunjungi Penyu TCEC Binaan Pertamina FT Sanggaran. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Turtle Conservation and Education Center (TCEC) Kelurahan Serangan binaan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran pada periode Konferensi Tingkat Tinggi G20 ramai mendapat kunjungan internasional dari berbagai delegasi negara KTT G20. TCEC Serangan merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility FT Sanggaran sejak tahun 2016.

Area TCEC yang merupakan Ring I dan sangat dekat dengan FT Sanggaran menjadikan konservasi penyu tersebut prioritas utama dalam pengembangan Program Keanekaragaman Hayati Konservasi Fauna Pertamina.

Sejak Minggu (13/11/2022) hingga Selasa (15/11/2022) ini sudah terdapat dua kelompok delegasi internasional yang mengunjungi Konservasi Penyu TCEC Serangan. Pada hari Minggu Delegasi dari empat negara peserta Tri Hita Karana (THK) Forum menyempatkan diri berkunjung ke TCEC.

TCEC
Tri Hita Karana Forum (THK) dan Bappenas saat berkunjung ke TCEC Serangan Binaan Pertamina FT Sanggaran, Minggu (13/11/2022). Sumber Foto : Istimewa

Delegasi tersebut antara lain dari India, Vietnam, Malaysia dan Uni Eropa. Pada kesempatan tersebut, hadir juga Direktur Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bappenas, Leonardo Teguh Sambodo beserta 40 delegasi forum.

Baca Juga :  Masyarakat Beraban Melasti ke Tanah Lot

Hari Selasa (15/11/2022) Delegasi dari European Union (Uni Eropa) yaitu Profesor Heiko, Spouse EU Ambassasor, Ibu Ines, Silke Fischer dan Miroslav Gospodinov. Semua delegasi yang hadir ke TCEC mendapatkan pengawalan ketat dari Polisi serta Paspampres KTT G20. Dan rencananya hari Rabu (16/11/2022) akan hadir pula Perdana Menteri Italia untuk melihat pusat konservasi dan edukasi TCEC Serangan.

I Made Sukanta selaku koordinator TCEC Serangan mengaku senang menyambut para delegasi KTT G20.

“Kami sangat senang menyambut para delegasi KTT G20. Persiapan yang dilakukan sudah cukup matang untuk acara internasional ini. Delegasi yang hadir terkesan dengan kegiatan pelestarian penyu yang kami lakukan selama ini,” jelas I Made Sukanta.

Lebih lanjut ia menambahkan, semoga dengan showcase kami terhadap perlindungan penyu kepada delegasi menjadi kontribusi kecil kami kepada dunia konservasi fauna di lindungi baik lokal maupun internasional.

Bantuan pembinaan yang telah dilakukan sudah lebih dari Rp600.000.000 dikeluarkan untuk pengembangan konservasi penyu Serangan, terlebih pada masa pandemi Covid-19. Program pemberian pakan, pemeriksaan kesehatan penyu, Rescue, peremajaan kawasan konservasi, dan pelatihan kesehatan Penyu didukung sepenuhnya oleh Pertamina FT Sanggaran.

“Hingga kini terdapat kurang lebih 38 penyu dilindungi yang dilakukan konservasi oleh tim TCEC Serangan yang terdiri dari Penyu Lekang, Penyu Sisik dan Penyu Hijau, Konservasi TCEC Serangan menjadi satu komitmen nyata kami sebagai private sektor dalam mendukung pelestarian Penyu di lindungi di Bali,” terang Adhi Sadewo Broto selaku Fuel Terminal Manager Sanggaran.

Baca Juga :  Ike Edwin, Jenderal yang Dekat Dengan Bawahan dan Merakyat

Adhi Sadewo menambahkan, kami merasa terhormat dan apresiasi atas kunjungan delegasi dari berbagai negara KTT G20 karena kegigihan TCEC dalam melindungi Penyu sangat besar.

“Harapan kami semoga melalui sinergi program bersama ini dapat berdampak besar pada eksistensi Penyu di Bali dan di Indonesia,” harapnya.(mon/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini