Sekda Badung
Sekda Badung, Adi Arnawa menghadiri Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Kabupaten Badung Tahun 2022 dalam rangka penyelenggaraan pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024 di Gedung Gosana III DPRD Kabupaten Badung, Jumat (28/10/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sekda Badung, Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menghadiri langsung Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Kabupaten Badung Tahun 2022 dalam rangka penyelenggaraan pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024 bertempat di Gedung Gosana III DPRD Kabupaten Badung, Puspem Badung, Jumat (28/10/2022).

Pelantikan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019, dan setelah Bawaslu Kabupaten Badung melakukan Rapat Pleno penetapan nama-nama Panwaslu Kecamatan terpilih pada tanggal 25 Oktober tahun 2022 maka Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Badung pada tanggal 26  Oktober tahun 2022 secara resmi mengumumkan 18 orang Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Turut hadir Ketua Bawaslu Badung, I Ketut Alit Astasoma dan jajaran, Kaban Kesbangpol I Nyoman Suendi, Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, Forkopimda Kabupaten Badung, Perwakilan Bawaslu Provinsi Bali, Camat se-Kabupaten Badung serta pejabat terkait dilingkungan Pemkab Badung.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mengatakan bahwa kesiapan Bawaslu terkait penyelenggaraan Pemilu maupun pilkada sangat tampak sekali sangat siap dengan dilantiknya Panwaslucam. Sebagaimana diketahui bersama, pada tahun 2024 negara akan melaksanakan dua agenda besar pesta demokrasi yakni penyelenggaraan Pemilu Serentak dan penyelenggaraan Pilkada Serentak. Perhelatan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak ini akan menjadi pemilihan pertama terbesar di Indonesia karena untuk pertama kalinya Pemilu dan Pilkada dilaksanakan pada tahun yang sama. Penyelenggaraan Pemilihan Umum wajib menjamin tersalurkannya suara rakyat secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Di Sisi yang lain penyelenggaraan pemilu juga harus memenuhi prinsip-prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien.

Baca Juga :  Kelurahan Penatih Optimalkan Swakelola Sampah Lewat Sapu Jagat

“Untuk itulah pengaturan penyelenggaraan pemilu menjadi sangat penting, yang bertujuan untuk memperkuat sistem ketatanegaraan yang demokratis, mewujudkan Pemilu yang adil dan mewujudkan Pemilu yang efektif dan efisien,” jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua dan Komisioner Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Badung serta seluruh jajaran Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Badung yang telah melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh Anggota Panwaslucam yang telah dilantik pada hari ini. Kami perlu tegaskan kepada saudara, bahwa saudara adalah orang-orang yang telah dipilih melalui tahapan seleksi ketat dari masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Badung. Untuk itu, kami berharap anggota Panwaslu Kecamatan yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Anggota Panwaslu Kecamatan juga kami harapkan dapat bekerja secara profesional, berintegritas dan memahami aturan-aturan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Badung, I Ketut Alit Astasoma mengucapkan selamat kepada Anggota Panwaslucam terpilih yang sudah dilantik pada hari ini. Diharapkan anggota Panwaslucam untuk dapat segera bekerja dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas mengawal tahapan Pemilu di tingkat kecamatan sebagaimana tugas, kewenangan, dan kewajiban seperti diamanatkan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sebagai Pengawas Pemilu, pihaknya juga berharap agar Anggota Panwaslu Kecamatan dapat beradaptasi dengan tugas dan fungsi yang diemban, tegakkan prinsip-prinsip sebagai seorang penyelenggara Pemilu yang mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien.

Baca Juga :  Komitmen Telkom University dalam Konferensi Forum Rektor 2017

“Terakhir, saya berpesan kepada anggota Panwaslucam, agar senantiasa berkoordinasi dan membina kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, demi lancar dan suksesnya penyelenggaraan Pemilu tahun 2024. Maka dari itu anggota Panwaslucam wajib menjalin komunikasi dengan pihak terkait di wilayah kerjanya. Tiada henti untuk mensosialisasikan dan membumikan pengawasan partisipatif. Ingat untuk selalu menegakkan integritas, independen, serta netralitas sebagai pengawas pemilu,” jelasnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini