Wagub Cok Ace
SGP bersama Wagub Cok Ace. Sumber Foto : Istiimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasca diresmikannya pemberlakuan kontribusi bagi Wisatawan Mancanegara (Wisman) untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali melalui penggunaan aplikasi ‘LoveBali’, salah satu Kelompok Ahli (Pokli) Gubernur Bali Bidang Pariwisata, Sugeng Pramono (SGP) meminta seluruh stakeholder Pariwisata di Bali untuk dapat mensosialisasikan penggunaan aplikasi tersebut kepada seluruh tamu asing yang berkunjung ke Bali.

Hal tersebut diungakapkannya langsung, pada Rabu (3/8/2022) kepada awak media, dimana dalam kesempatannya tersebut SGP menerangkan, bahwa pemberlakuan kontribusi wisatawan manca negara yang datang kebali untuk perlindungan lingkungan alam dan budaya sesuai dengan Perda No: 1/2020  melalui Applikasi ‘LoveBali’ yang diluncurkan oleh Gubernur Wayan Koster, pada (29/7/2022) cukup mendapatkan Appresiasi dari wisatawan yang masih melakukan liburan nya di Bali, dan juga diberikan oleh para pelaku pariwisata.

“Saya menyambut baik dan mendukung program kontribusi wisatawan untuk perlundungan lingkungan alam dan budaya Bali. Beberapa wisatawan yang hadir dalam peluncuran aplikasi juga memberikan kontribusi langsung pada saat itu melalui aplikasi tersebut. Untuk itu, saya meminta hal baik ini bisa disosialisasikan secara masif melalui para pelaku pariwisata di Bali kepada para tamu-tamunya yang berkunjung, sebagai upaya memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata Bali pasca pandemi Covid-19 yang melanda,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menerangkan, bahwa Program ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang memiliki semangat untuk menjaga lingkungan alam dan budaya Bali, dimana jelas program ini sangat baik untuk parwisata berkelanjutan (Suitanable Tourism) agar implementasi ini berjalan secara optimal perlu dukungan semua komponen stakeholder Pariwisata Bali, untuk bersama-sama membantu mensosialisasikan secara masif kepada wisatawan ataupun whole sales (partner kerja nya di luar negeri) dan tamu masih stay di hotel, baik yang dihandle Travel agent, pemandu wisata maupun Airline.

“Harapan kami perda ini bisa berjalan dengan baik, sehingga Pemprov Bali dapat menjaga kelestarian alam dan budaya untuk Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan kedepannya,” tutupnya.(aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini