Badung
Penyerahan bantuan bagi hewan yang mati tertular/hewan tertular PMK yang dikenakan tindakan pemotongan bersyarat di Wantilan Desa Adat Cengkok Desa Baha Kecamatan Mengwi, Rabu (24/8/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kabupaten Badung ditunjuk sebagai tuan rumah penyerahan bantuan dari pemerintah bagi hewan yang mati tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)/hewan tertular PMK yang dikenakan tindakan pemotongan bersyarat di Provinsi Bali, kali ini penerima bantuan hanya dua Kabupaten yakni Kabupaten Badung diantaranya Desa Cemagi, Desa Dalung, Desa Baha, Desa Darmasaba, Kelurahan Sempidi, Kelurahan Jimbaran serta perwakilan dari Kabupaten Buleleng, bertempat di Wantilan Desa Adat Cengkok Desa Baha Kecamatan Mengwi, Rabu (24/8/2022).

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, Nasrullah. Acara ini turut dihadiri Bupati Badung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, I Wayan Wijana, Kepala Pelaksana BPBD Badung, I Wayan Darma, Kapolsek Mengwi, Kompol Nyoman Darsana, Camat Mengwi, I Nyoman Suhartana, Perbekel Baha, I Wayan Rusih, tokoh masyarakat setempat, beserta Undangan penerima Bantuan PMK.

Bupati Badung dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadistan Pangan, I Wayan Wijana menyampaikan atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan selamat datang di Kabupaten Badung, khususnya di Desa Baha, Kecamatan Mengwi.

”Kepada Bapak Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama jajarannya yang sudah berkunjung ke wilayah Kabupaten Badung ini, merupakan suatu kebanggaan bagi kami, dikarenakan wilayah kami ditunjuk menjadi tuan rumah dari acara yang sangat penting, yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat khususnya para peternak kita, yang mengalami kerugian akibat terkena pemotongan bersyarat. Sebagai salah satu upaya kami di Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mempercepat, sekaligus menekan penyebaran PMK di Provinsi Bali,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Bhayangkara Ke-76, Sekda Adi Arnawa Hadiri Olahraga Bersama Polres Badung

Lebih lanjut dikatakan, berkat kerja keras bersama, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah melalui satgas penanganan PMK di masing-masing daerah, juga tingginya kesadaran dari masyarakat, akhirnya PMK berhasil dikendalikan dengan baik. Dimana sudah terbukti sampai saat ini tidak ada lagi didengar kasus PMK baru yang muncul hampir di seluruh Kabupaten/kota di Bali.

”Keberhasilan dalam penanganan, pengendalian penyebaran baik Covid-19 maupun PMK, tentu akan berdampak besar bagi kita di Bali yang mengandalkan dari segi sektor pariwisata. Dimana pariwisata di Bali baru saja pulih kembali, terlebih sebentar lagi kita di Bali akan menjadi tuan rumah KTT G20. Maka dari itu, mari kita ciptakan kenyamanan, sekaligus juga menekan dan mengendalikan penyebaran wabah/penyakit agar terus kita tingkatkan. Melalui kesempatan ini kami Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertanian dan Satgas Penanganan PMK pusat atas segala bantuan dan perhatian yang begitu besar kepada Bali, dalam upaya pengendalian penyebaran PMK, dapat kita tangani dengan cepat,” terang Kadis Wayan Wijana.

Baca Juga :  Giri Prasta Serahkan Dana Hibah Rp 1,5 M di Banjar Muding kaja

Sementara itu Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Nasrullah dalam sambutannya mengatakan, sesuai dengan arahan Bapak Presiden RI, Joko Widodo mengenai penanganan PMK, telah ditindaklanjuti oleh Kemenko Marves dan Menteri Pertanian, hari ini sudah diserahkan bantuan kepada peternak di wilayah Bali, yang ternaknya  sudah dilakukan pemotongan bersyarat. Dengan bantuan yang diberikan Pemerintah sebesar Rp10.000.000 per ekor, diharapkan agar segera dibelikan ternak untuk mengisi tempat ternak yang kosong sehingga usahanya tetap berkelanjutan.

Selanjutnya penanganan PMK melalui vaksinasi di Provinsi Bali akan terus dilakukan, dengan harapan Bali menjadi zero. Hal ini juga sebagai upaya mensukseskan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Baca Juga :  Dalam Era Digital, UMKM Agar Manfaatkan e-Commerce untuk Pasarkan Produk

“Terkait program vaksin ini kami akan terus diberikan, dimana setiap hewan mendapatkan vaksin sebanyak 2 kali. Vaksin pertama dengan vaksin kedua berjarak 1 bulan, disamping melihat perkembangan, jika ada gejala akan di vaksin 6 bulan berikutnya. Tahun ini pemerintah sudah mengalokasikan sekitar 29 juta vaksin kepada hewan yang rentan terhadap penyakit PMK di seluruh provinsi yang terdampak,” ucap Nasrullah.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini