GPDRR 2022
Unud Terima Sertifikat Apresiasi atas Kontribusi dalam GPDRR 2022. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Udayana ditugaskan sebagai Liaison Officer untuk mendampingi para pejabat negara dari berbagai belahan dunia dalam kegiatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) Ke-7 Tahun 2022 di Bali.

Atas kontribusi dalam kegiatan yang telah berjalan sukses tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Deputi Bidang Sistem dan Strategi yang menjabat sebagai Ketua Sekretariat Panitia Nasional GPDRR 2022, Dr. Raditya Jati, S.Si., M.Si., mengundang Koordinator Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Udayana, Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, ST., MT., M.Eng., untuk menghadiri Malam Apresiasi di Hotel Ramada by Wyndham, Kuta, Badung, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga :  Benchmarking Pengelolaan Akreditasi Internasional ke LP2MP Universitas Diponegoro

Dalam acara tersebut, hadir Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si., yang pada kesempatan itu mewakili Universitas Udayana untuk menerima sertifikat apresiasi dari panitia. Kemudian, hadir pula dua orang dosen Universitas Udayana, Ns. Nyoman Agus Jagat Raya, S.Kep, MNS, dan Ns. Ni Komang Ari Sawitri, S.Kep., MSc, PhD, serta satu orang mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi yang juga merupakan koordinator tim Liaison Officer Universitas Udayana untuk GPDRR 2022, Muhammad Anjar Gagahriyanto.

Dalam sambutan yang diberikan oleh Ketua Sekretariat Panitia Nasional GPDRR 2022, diakui bahwa Malam Apresiasi tersebut diselenggarakan sebagai ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan GPDRR 2022 sehingga dapat berjalan dengan sukses dan luar biasa.

Baca Juga :  Himpunan Mahasiswa Minat dan Profesi Suluh FKH Unud Gelar Kegiatan Gathering dan Inaguration Tahun 2022

“Disebutkan pula bahwa Indonesia terpilih menjadi tuan rumah GPDRR Ke-7 karena dianggap mampu oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan juga masyarakat dunia untuk menyelenggarakan konferensi tingkat internasional di tengah situasi pandemi yang mulai berangsur pulih,” terang Raditya Jati.

Selain itu, Indonesia juga dianggap sebagai negara yang tepat karena memiliki banyak pengalaman dalam hal penanggulangan bencana yang menjadi fokus utama dari konferensi tersebut. Diharapkan bahwa penyelenggaraan GPDRR 2022 tersebut telah memberikan banyak manfaat untuk berbagai pihak, khususnya pulau Bali yang berhasil menjadi rumah sementara bagi para tamu yang sebelumnya hadir dalam konferensi penting itu. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini