Unud
Unud Jalin Kerjasama dengan Pemkab Sumba Timur di Bidang Pendidikan dan Kesehatan. Sumber Foto : istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Universitas Udayana menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam bidang pendidikan dan kesehatan, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung pada Selasa (5/7/2022) di Ruang Bahasa, Gedung Rektorat Kampus Unud, Jimbaran, Badung.

Acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Udayana dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dihadiri oleh Rektor Universitas Udayana yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi, Bupati Sumba Timur, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK Unud, Ketua UPKS FK Unud serta Staf Kabag Protokol dan Komunikasi Pemkab Sumba Timur.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesepahaman, menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meningkatkan indikator kinerja di Universitas Udayana, serta membantu persoalan untuk bidang kesehatan di Sumba Timur.

Wakil Rektor mengatakan kerja sama ini akan diinisiasi terlebih dahulu dari Fakultas Kedokteran dengan penempatan tenaga kesehatan residen untuk bisa melakukan pendidikan praktek mandiri di Sumba Timur.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah Even Skala Internasional, Gubernur Koster Harap Pusat Perhatikan Infrastruktur Bali

“Diawali dengan perluasan akses pendidikan di daerah Sumba Timur, dan tidak menutup kemungkinan juga mahasiswa yang belajar di spesialis melakukan praktek residensi di rumah sakit yang ada di Sumba Timur,” katanya.

Pihaknya berharap kerja sama ini bisa berlanjut pada jurusan lainnya di Universitas Udayana sehingga dapat memberikan manfaat seluas-luasnya baik itu dalam rangka pengembangan kerja sama dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumba Timur dalam hal SDM.

“Melalui pendidikan dokter spesialis diharapkan mahasiswa yang melanjutkan ke spesialis itu bisa melakukan praktek mandiri di Sumba Timur. Sebaliknya kalau ada dokter-dokter dari Sumba timur yang akan melanjutkan spesialis di Universitas Udayana tentu mendapatkan akses tersebut sehingga setelah lulus kembali bisa membangun dan memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Sumba Timur,” kata Wakil Rektor.

Sementara itu, Bupati Sumba Timur Drs. Khristofel Praing, M.Si., mengatakan Pemerintah Sumba Timur ingin membangun kerja sama dengan Universitas Udayana dalam beberapa hal utamanya berkaitan dengan pendidikan. Pihaknya berharap melalui kerja sama ini, putra putri dari Sumba Timur  bisa mengakses dunia pendidikan yang ada di Universitas Udayana baik dalam bidang ilmu kesehatan maupun sosial.

“Kita berharap juga mahasiswa kedokteran atau residen bisa membantu persoalan yang krusial ini yaitu jantung dan kandungan.  Persoalan di Sumba Timur dalam bidang kesehatan yaitu stunting, gizi buruk, keterbatasan sumber daya dan juga dokter ahli,” ujarnya. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini