Puncak Harganas Ke-29 Provinsi Bali di Gelar di Denpasar, Jaya Negara Ajak Bergotong Royong Cegah Stunting. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-29 Provinsi Bali dilaksanakan di Kota Denpasar, Senin (4/7/2022) bertempat di Gedung Sewaka Darma Lumintang Denpasar. Kegiatan dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, serta Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana.

Acara ini juga dihadiri Kadis Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom mewakili Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih. Tampak pula hadir Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, istri Wakil Wali Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede, Ketua DWP Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Baca Juga :  Tabanan Raih Government Award 2018

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom menyampaikan peringatan Harganas yang tahun ini mengangkat tema ‘Ayo Cegah Stunting, Agar Keluarga Bebas Stunting’ mengajak dan berupaya maksimal untuk menurunkan stunting. Hal ini agar pemda harus mampu memperioritaskan sumber dayanya dalam meningkatkan cakupan pelayanan kepada kelompok sasaran, meliputi remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0-59 bulan.

“Saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bali, komitmen ini menempatkan penurunan stunting sebagai prioritas utama hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

Disamping itu komitmen yang kuat sangat penting untuk memastikan penyerapan upaya terbaiknya dalam program penurunan stunting. Juga minta kepada akademisi, organisasi profesi, mitra kerja untuk turut mendukung program kerja penurunan stanting di Provinsi Bali.

Sementara Wali Kota Jaya Negara menyampaikan Harganas yang diperingati setiap 29 Juni dan bukan merupakan hari libur menjadi penyemangat untuk selalu berupaya menyelenggarakan Hari Keluarga Nasional. Bahkan senantiasa berupaya untuk meningkatkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dilakukan. Tema Ayo Cegah Stunting diusung sebagai ajakan bagi seluruh unsur masyarakat untuk peduli dan bergotong royong membantu keluarga beresiko stunting agar terbebas dari stunting itu sendiri. Rangkaian Harganas tahun ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan sebagai upaya hingga capaian program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkot Denpasar Jalin Kerja Sama Dengan Universitas Mahasaraswati

“Kami berharap agar momentum ini dapat mempererat kerja sama dan menguatkan komitmen bersama bagi penguatan pelaksanaan program Bangga Kencana bagi keluarga indonesia,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih menyampaikan, dalam peringatan Harganas tahun ini telah digelar berbagai kegiatan dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang melibatkan seluruh unsur masyarakat. Kegiatan ini berupa perlombaan, olah rohani, darmawacana, olah pikir, seminar, hingga workshop.

“Provinsi Bali dengan angka stunting  paling kecil yakni 10,9% dan Presiden Republik Indonesia menentukan bahwa tahun 2024 prevalensi stunting harus turun menjadi 14%. Namun kita harus tetap waspada dan memastikan ada persiapan perkawinan, skrining kesehatan untuk memastikan siap untuk menikah dan hamil, serta tidak ada kematian ibu hamil dan stunting,” ujarnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini