ft unud
Tim Kelompok Studi Robot FT Unud Raih Juara Dua dalam "National Electrical Power System Competition". Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tim KSR kembali menorehkan prestasi, kali ini prestasi datang dari bidang desain poster digital. Dengan didampingi Ir. I Gusti Ngurah Janardana, M.Erg., Tim KSR berhasil menorehkan prestasi pada perlobaan National Electrical and Power System Competition (NESCO) yang diadakan oleh KMTETI Universitas Gadjah Mada dan berhasil mendapatkan juara 2 pada bidang poster digital.

National Electrical and Power System Competition (NESCO) merupakan kompetisi tingkat nasional persembahan  Badan Semi Otonom (BSO) Magatrika yang berada di bawah arahan Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (KMTETI FT UGM).

Baca Juga :  Pertamina Goes to Campus 2024 Resmi Dibuka

Tahun ini NESCO mengadakan tiga cabang perlombaan yang salah satunya diikuti oleh tim KSR, perlombaan tersebut antara lain paper competition, poster competition dan electricity innovation competition. perlombaan ini membuka pendaftaran dari bulan maret  hingga bulan mei 2022, serta pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 5 Juni 2022.

Keikutsertaan tim KSR berawal dari informasi yang didapatkan tentang diadakannya lomba desain poster digital pada kegiatan NESCO 2022. Tim KSR berinisiatif menuangkan ide yang sebelumnya berupa hasil peneltian yang dilakuan tim ini dalam sebuah desain grafis berupa poster digital.

Baca Juga :  Terus Upayakan Tekan Laju Stunting, TP PKK Kota Denpasar Menyapa dan Berbagi PMT di Kecamatan Denpasar Barat 

“Saya sebenarnya tidak terlalu memiliki kapasitas dalam bidang desain grafis, tetapi saya mempunyai yang sesuai dengan tema dari NESCO ini dan berhubung lomba ini adalah lomba bertim jadi saya mengajak rekan-rekan saya yang cukup mampu dalam bidang desain untuk mengikuti lomba poster ini. Awalnya cuma coba–coba, ternyata bisa sampai juara,” ungkap Wenda sebagai ketua Tim KSR.

Buat siapa saja jika memiliki ide yang bisa dituangkan dalam sebuah karya, lakukan saja. Masalah hasil itu urusan belakangan, dengan mengikuti kompetisi kita dapat menambah pengalaman dan wawasan selain belajar di kelas.(unud.ac.id/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News