Adat Desa Pergung
Pasar Adat Desa Pergung Kembali Dibuka. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALEWS.COM, JEMBRANA – Pasar Adat Desa Adat Pergung yang merupakan pasar musiman sebagai tradisi menyambut hari raya Galungan & Kuningan kembali  dibuka.

Pasar yang mengambil di Lapangan Umum Widya Mandala, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo ini dibuka Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krisna, Selasa (7/6/2022).

Sebelumnya dua tahun berturut turut pasar ini tidak digelar dikarenakan  Pandemi Covid-19 . Pelaksanaan kali sedikit berbeda jika dibamdingkan sebelumnya karena  lebih banyak melibatkan pelaku UMKM.

Pasar musiman ini menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari makanan, pakaian, perabotan hingga wahana permainan. Ini menjadi salah satu tempat primadona yang dikunjungi masyarakat Jembrana untuk merayakan hari raya Galungan dan Kuningan.

Baca Juga :  Bupati Buleleng Instruksikan Kepala Desa Prioritaskan Program PAUD

Ditemui usai membuka pasar adat Pergung tersebut, Bupati Tamba menyampaikan bahwa kegiatan pasar adat kali ini bertujuan untuk lebih menumbuhkan UMKM di Kabupaten Jembrana.

“Ini bagian daripada bertumbuhnya UMKM kita, hari ini dibuktikan disekeliling kita banyak sekali UMKM ikut berpartisipasi disini, memang kalau kita lihat juga ada pedagang yang sudah terlibat bertahun-tahun disini,” ujar Bupati Tamba.

Lebih lanjut kata Bupati Tamba, momen ini sangat dinantikan baik oleh para pedagang maupun masyarakat, setelah diberlakukannya berbagai pembatasan yang dilaksanakan selama masa pandemi.

“Jadi kita bersama pak Wakil Bupati sudah berkeliling bertanya langsung, bahwa mereka rindu sekali dengan situasi seperti hari ini.  Sudah hampir 2 tahun tidak melaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Pembangunan Gedung MDA di 9 Kabupaten/Kota se-Bali Akhirnya Terwujud

Menimbang sudah melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana, bersama Wakil Bupati dan Forkopimda, Bupati Tamba memutuskan untuk memberikan ijin pelaksanaan pasar adat ini.

“Hari ini saya sebagai Bupati Jembrana bersama Pak Wakil Bupati dan tentu juga Forkopimda memberikan ijin untuk dilaksanakan pasar adat disini, yang seperti biasa dalam menyambut hari raya Galungan dan Kuningan dengan tertib, nyaman dan bagus. Ini ternyata sudah ada tanggungjawab masing-masing siapa yang bertugas, jadi tidak ada lagi masalah,” jelasnya.

Sementara itu, Putu Rizky Ari Yasa Wibawa salah seorang pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam pasar adat Pergung tersebut mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Jembrana yang telah memberikan ruang kepada UMKM dan berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan.

Baca Juga :  Bupati Tamba Serahkan Sarana Kesehatan Penanganan Covid-19

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati serta Bapak Camat dan Kapolsek yang telah memberikan space (ruang) kepada kami UMKM Jembrana untuk ikut serta dalam pasar adat Pergung dan harapan kami kedepan, pasar adat ini terus dilaksanakan dan dibuatkan angkringan khususnya untuk masyarakat pergung,” ucapnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini