Bulog
Kepala Bulog Kanwil Bali, Mohamad Alexander. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Guna menjaga stabilisasi harga beras di Bali, Perum Bulog Kantor Wilayah Bali melakukan kerja sama dengan kabupaten/kota di Bali untuk menyerab hasil petani di Bali. Hal tersebut dikatakan Kepala Bulog Kanwil Bali, Mohamad Alexander saat konferensi pers, Selasa (24/5/2022) di Denpasar.

Kepala Bulog Kanwil Bali, Mohamad Alexander, mengatakan langkah tersebut diambil karena saat bertemu dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, dikatakan banyak gabah hasil petani di Bali banyak yang di kirim keluar Bali untuk diolah dan di jual kembali ke Bali.

Baca Juga :  OJK Bali Gencarkan Program Kredit untuk Pertanian

“Dengan adanya Bulog sebagai BUMN yang menangani pangan dan logistik pangan, diharapkan beras-beras petani lokal bisa teserap dan dibeli oleh Bulog sesuai ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan dijual dengan harga bersaing dan terjangkau bagi masyarakat di Bali,” ujar Alex.

Terkait dengan kualitas, Alex mengatakan hasil petani di Bali terkenal bagus. “Untuk distribusi diharapkan kerja sama dengan beberapa stakeholder nantinya melalui ASN, TNI, Polri, BUMN/BUMD, Swasta dan Koperasi,” tambah Alex.

Sebagai informasi, saat ini Bulog Wilayah Bali memiliki gudang penyimpangan sebanyak 9 komplek pergudangan yang tersebar di wilayah Bali, dengan kapasitas 41.500 ton.

“Saat ini kami sudah melakukan kerja sama bersama Kab. Karangasem, Kab. Klungkung, dan Kota Denpasar,” ucap Alex.

Baca Juga :  Lantik Forum TJSL Provinsi Bali, Mahendra Jaya Minta Perusahaan Sisihkan Keuntungan untuk Pengentasan Kemiskinan di Bali

Selaku pemimpin Bulog wilayah Bali, Alex komitmen terhadap penugasan Pemerintah sembari menunggu penugasan baru melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) untuk menjaga ketersediaan pangan khususnya di daerah Bali. Pihaknya juga akan selalu menjalin kerja sama terhadap stakeholder terkait untuk menjaga stok pangan dan kesejahteraan petani di Bali.

“Dengan adanya fungsi Bulog ini, semoga persoalan pangan di Bali tidak lagi terkendala dan harga pangan menjadi stabil,” tutup Alex dalam pertemuan tersebut.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News