Desa Adat Pangsan
Pujawali di Pura Dalem Pangsan, Bupati Giri Prasta Bangga Krama Desa Adat Pangsan Bersatu. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Rasa bangga disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melihat krama Desa Adat Pangsan bersatu dan saling bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan di desa. Seperti yang Beliau saksikan saat menghadiri dan melaksanakan persembahyangan bersama upacara pujawali lan pawintenan pemangku Pura Dalem Pangsan, Kecamatan Petang, Rabu (18/5/2022).

“Kami selaku pemerintah sangat bangga, atas semangat krama ngaturang ayah-ayah. Ini membuktikan krama bersatu dan Desa Pangsan akan maju,” kata Bupati Giri Prasta.

Sebagai wujud bhaktinya, Bupati medana punia Rp50 juta dan secara pribadi Rp15 juta. Untuk organisasi Yowana Desa Adat Pangsan, Bupati membantu Rp 10 juta. Hadir anggota DPRD Badung I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha, Kadis Kebudayaan I Gede Eka Sudarwitha, Plt. Camat Petang I Gst Bagus Adi Parwata, Bendesa Adat Pangsan IB Gede Surya Darma dan Perbekel Pangsan I Made Gantiana.

Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Badung melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) berkomitmen melaksanakan pembangunan yang terpola dan menyeluruh. Untuk itu segala pembangunan di desa, baik itu pembangunan Pura, Wantilan, Bale Banjar, Bupati siap membantu termasuk upacara dan upakara. Sekaa teruna, sekaa seni dan organisasi kemasyarakatan juga diberdayakan, termasuk para pemangku kahyangan tiga dan pemangku merajapati turut diperhatikan.

Baca Juga :  Dirut PLN Tinjau Posko Utama Kelistrikan KTT WWF, Pastikan Seluruh Sistem Kelistrikan di Bali Andal

“Kami berkomitmen membantu meringankan beban masyarakat badung yang kebanyakan waktunya habis di adat dan banyak dananya untuk meyadnya,” jelasnya.

Untuk pembangunan di Pangsan sendiri, tambah Giri Prasta, pada tahun ini telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan Pura Merajapati dan Wantilan sebesar Rp3,6 M. Selain itu, Pura Penataran, terutama wantilannya juga telah masuk dan telah dianggarkan Rp556 juta serta Pura Pucak Meru sudah masuk di anggaran induk 2023.

 “Program mamukur kinembulan di Desa Pangsan juga sudah masuk sebesar Rp400 juta,” tambah Bupati.

Sementara Bendesa Adat Pangsan IB Gede Surya Darma menyampaikan, pujawali di Pura Dalem Pangsan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Keniten, Griya Kediri Sangeh. Upakara yang dihaturkan berupa dua buah bebangkit. Satu bebangkit dihaturkan di luhur dan satu lagi di upakara pawintenan. Mangku yang melaksanakan upacara pawintenan yakni Pemangku Anyar, I Gst Ngr Suratna Putra lan Gst Ayu Suciati merupakan keturunan mangku lingsir yang ngayah di Pura Dalem. Pujawali yang dilaksanakan selama tigang rahina ini diperkirakan menghabiskan biaya kurang lebih Rp65 juta. Pihaknya juga sangat berterima kasih kepada Bupati Badung yang telah membatu pembangunan Pura Dalem, dan rencana kedepan akan digelar karya ngenteg linggih.

Baca Juga :  DISKOP UKMP Badung Adakan Pelatihan Kuliner Tradisional untuk UMKM

“Kami atas nama krama Desa Adat Pangsan menyampaikan terima kasih, Bapak Bupati telah banyak sekali membantu pembangunan di Desa Pangsan, termasuk dukungan Bupati terhadap rencana pembangunan Pura Merajapati dan Wantilan,” ungkapnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News