SMK Bintang Persada
Persiapan Membuat SIM, Astra Motor Bali Berikan Pelatihan Keselamatan Berkendara untuk Siswa SMK Bintang Persada. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Keselamatan berkendara menjadi topik yang selalu di gaungkan khususnya dikalangan pelajar. Membangun budaya disiplin berkendara yang baik di jalan raya membutuhkan pemahaman dan konsistensi yang baik, dimulai dari sejak muda/remaja. Usia muda sangtalah labil untuk itu pengetahuan pentingnya keselamatan berkendara, perubahan prilaku saat di jalan raya wajib untuk diketahui.

Semua materi itu telah disampaikan untuk siswa SMK Bintang Persada melalui team safety riding Astra Motor Bali secara virtual yang dipandu oleh team Safety Riding Instructor Yosepth Klaudius.Diikuti oleh 70 siswa semua kelas kegiatan secara virtual ini dilaksanakan pada 24 Mei 2022 yang dikemas dalam bentuk seminar edukasi safety riding.

Baca Juga :  BNNK Denpasar Gelar Diseminasi Informasi Melalui Pagelaran Seni Budaya

Dalam pemaparan materinya, instruktur menyampaikan bagaimana generasi muda selalu membawa #Cari_Aman dibenak mereka yang bisa dijadikan lifestyle sehari-hari saat berkendara. Pembahasan yang menarik lagi adalah tentang #Cari_Aman berboncengan persiapan berkendara menggunakan helm, jaket, masker, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Yang tidak kalah pentingnya adalah materi pengenalan terkait lalu lintas, aturan dijalan raya yang berguna untuk persiapan membuat sim c nanti bagi siswa yang sudah mencapai usia 17 tahun. Durasi seminar dilaksanakan sekitar 1,5 jam.

PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi mengatakan salah satu bentuk implementasi program Sinergi Bagi Negeri diwujudkan melalui edukasi safety riding ke para siswa, tujuannya adalah usia remaja penularan semangat positif nya tinggi dan sekaligus turut aktif mengkampanyekan keselamatan berkendara sepeda motor.

Baca Juga :  24 Maret Soal UN SMA/SMK Tiba di Bali

“Dalam pelatihan ini kami tekankan juga bahwa salah satu persiapan sebelum berkendara adalah kelengkapan SIM karena salah satu syarat bagi pengendara saat menggunakan kendaraan baik roda dua ataupun lebih. Pentingnya pemahaman perlengkapan berkendara dan potensi bahaya yang ada di jalan juga wajib dipahami seluruh siswa,” ucap Iswahyudi.

Iswahyudi berharap setelah pelatihan ini para siswa mampu menyebarkan virus positif keselamatan berkendara melalui campaign #Cari_Aman.

“Dengan edukasi safety riding yang diberikan semoga dapat menyuarakan kembali pesan aman di jalan raya yang kekinian,” ungkap Iswahyudi.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini