Bandar Narkoba
Tangkapan Terbesar 2022! Polda Bali Berhasil Ungkap Peredaran Sabu Seberat Hampir 36 Kg. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kepolisian Daerah (Polda) Bali berhasil mengungkap adanya peredaran gelap narkoba jenis sabu seberat hampir 36 Kilogram. Dalam rilis yang digelar di halaman Ditresnarkoba Polda Bali, Selasa (12/4/2022) pagi, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan bahwa ini merupakan pegungkapan terbesar sepanjang tahun 2022.

Selanjutnya, Kapolda Putu Jayan Danu menjelaskan, dari kasus tersebut diamankan 3 tersangka dengan barang bukti narkoba masing-masing Sabu seberat 35.166 gram, Kokain seberat 32 gram, Ganja 2.669 gram, dan MDMA total seberat hampir 2.000 gram tersebut diamanakan di sebuah villa di Jalan Dewi Saraswati, Banjar Taman Mertasari, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, pada tanggal 8 April 2022 lalu.

Baca Juga :  Polda Bali Gandeng Artis Cantik, Distribusikan Bansos untuk Masyarakat

“Modus tersangka ini menyimpan Narkotika di dalam Villa kemudian narkotika tersebut diedarkan kepada warga asing yang sering berkunjung ke tempat hiburan yang berada di wilayah Seminyak, Canggu, dan Petitenget,” ungkap Kapolda Jayan Danu.

Dijelaskan pula, ketiga tersangka tersebut memiliki tugas masing-masing, seperti: KS (35) dan KS (48) bertugas memecah, menyiapkan, mengedarkan narkotika ke WNA yang memesan, dan mengumpulkan uang hasil jual beli narkotika untuk disetorkan ke ‘BOS’. Sedangkan AAGOP (48) bertugas menyediakan bahan narkotika, menyediakan tempat penyimpanan narkotika, menyediakan alat-alat untuk memecah narkotika, dan menerima hasil jual beli Narkotika dari KS (35) dan KS (48).

Baca Juga :  Kemenkumham Bali Akan Tindak Tegas WNA Pelanggar Protokol Kesehatan

Akibat perbuatannya ketiga tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

“Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga),” tegas Kapolda. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini