PHRI
Pande Mahayana Aditya Warman, Ketua PHRI Gianyar. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Pasca dibukanya kembali kedatangan internasional ke Bali dikabarkan telah cukup berdampak positif bagi sejumlah pelaku pariwissata di Bali. Tak terkecuali Kabuapten Gianyar, yang dimana industri perhotelan tingaky okupansinya mulai mengalami peningkatan mencapai angka 50%, atau lebih tinggi dari rata-rata sebelumnya di tahun 2021 yang hanya berada di level 20%.

“Untuk pertamanya Bali di buka kedatangan internasional, memang sudah mulai berdampak cukup signifikan bagi pariwisata di Gianyar. Yang sebelumnya okupansi hotel hanya 20%, sekarang mulai merangkak ke 50%, dan di bulan ini sudah ada hampir 2000 WNA yang berkunjung ke Gianyar,” jelas Pande Mahayana Aditya Warman, Ketua PHRI Gianyar, Senin (25/4/2022).

Baca Juga :  Srikandi PLN Beraksi Lagi Berdayakan Perempuan–perempuan Tulang Punggung Keluarga di Tabanan

Selanjutnya, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gianyar, Pande Mahayana menambahkan, telah terjadi sedikit peningkatan okupansi hotel selama kuartal I-2022. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kedatangan internasional ke Bali, yang diharapkan hal ini akan terus berlanjut kedepannya dan berharap industri perhotelan di Kabupaten Gianyar dapat benar-benar kembali pulih di tahun 2022 ini.

“Pembukaan pada saat ini yang bertepatan dengan libur Lebaran dan sekolah, diharapkan bisa menambah daya tarik dan membantu meningkatkan permintaan pada masa pembukaan hotel,” tandasnya. (aar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News