Gantung Diri
Depresi karena Tangan Lumpuh, Made Tewas Gantung Diri di Kusen Kamar. Sumber Foto : istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Seorang pria  warga Banjar Kalanganyar Kangin, Desa Sudimara, Tabanan, I Made Andika Candra (29), tewas gantung diri di kusen kamar rumahnya, Minggu (17/4/2022). Ulah nekat tersebut, diduga karena yang bersangkutan depresi sejak tangan kanannya lumpuh akibat kecelakaan.

Peristiwa itu diketahui pada pukul 09.30 WITA. Menurut saksi Hudayati (53), pada hari itu sekitar pukul 01.00 WITA, dia bersama suami berangkat berdagang ke Pasar Dauh Pala. Pada pukul 09.30 WITA, pulang dari pasar kemudian memasak.

Baca Juga :  Istri Teriak, Lihat Suami Gantung Diri di Kamar

“Usai masak, saya panggil anak saya (I Made Andika Candra) untuk makan, namun tidak ada jawaban. Saya lihat pintu kamarnya dalam keadaan tertutup, dan saya cek tidak bisa dibuka,” ujar Hudayati.

Saksi kemudian melihat selendang hijau terikat di atas kusen pintu kamar anaknya itu. Merasa curiga terjadi sesuatu, saksi kemudian memanggil saudara iparnya, Ni Wayan Gendra (65), untuk minta tolong membuka pintu kamar.

Kedua wanita tersebut kemudian sekuat tenaga mendorong pintu kamar tersebut. Hudayati sontak terkejut demi melihat anaknya dengan leher terikat, dengan posisi terduduk di bawah kusen kamar. Selanjutnya, saksi memotong selendang yang terikat di kusen pintu, dengan menggunakan pisau dapur. Selanjutnya, Hudayati memanggil tetangga terdekat untuk minta tolong memindahkan tubuh anaknya itu ke tempat tidur, dan kemudian melaporkan ke Polsek Tabanan.

Sementara dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas medis puskesmas, Gusti Ayu Yulia Ningsih, menerangkan bahwa pria muda tersebut sudah tak bernyawa. Di tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan di leher terdapat tanda bekas jeratan.

Baca Juga :  Terkenal Karena Perannya yang Humoris, Siapa Sangka Gek Kiki Pernah Hampir Nekat Bunuh Diri

“Penyebab kejadian tersebut, menurut keterangan dari pihak keluarga, yang bersangkutan (Andika Candra) meninggal gantung diri karena depresi akibat kelumpuhan di tangan kanannya, yang disebabkan karena kecelakaan,” ujar Kapolsek Tabanan, Kompol I Made Pramasetia. (ita/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini