BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Hingga saat ini, minyak goreng masih menjadi barang langka di pasaran. Sehingga, kenapa harga minyak goreng mahal dan langka menjadi pertanyaan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Kenaikan harga minyak goreng telah terjadi sejak akhir 2021 dan sampai saat ini belum terselesaikan. Dimulai sejak November 2021, harga minyak goreng kemasan bermerek sempat naik hingga Rp24.000 per liter. Semakin langkanya minyak goreng di masyarakat, sangat berdampak pada kegiatan memasak sehari-hari dari Ibu-ibu.
Melihat kenyataan tersebut, salah satu Profesional Chef di Bali, Chef I Gede Putu Hendra Mahena, saat ditemui langsung pada Minggu (27/3/2022) menawarkan solusi bagaimana membuat hidangan spesial tanpa harus menggunakan minyak goreng.
Memasak tanpa minyak goreng bisa dilakukan dengan cara merebus dan mengukus. Kali ini Chef Hendra, sapaan akrabnya menawarkan menu Steam Fish (ikan kakap kukus) dan Pepes Ikan Kakap dengan teknik mengukus.
Bahan-bahannya sangat sederhana bahkan dapat ditemui di dapur. Ikan yang digunakan adalah jenis ikan kakap yang memiliki tekstur lembut dan lebih keras namun tidak mudah hancur. Sedangkan ikan air tawar memiliki tekstur kasar dan tidak tahan lama. Dengan teknik kukus, daging kakap akan semakin lembut dan lezat.
Dalam kesempatan ini, Chef Hendra ingin mengedukasi masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga untuk jangan terlalu pusing dalam mengolah makanan dirumah tanpa harus menggunakan minyak goreng sebagai komoditi utamanya.
“Kita ingin mengedukasi masyarakat saat ini. Berbagai jenis makanan bisa dibuat tanpa harus di goreng. Contohnya Steam Fish dan Pepes Ikan Kakap,” kata Chef Hendra, Ketua Indonesian Chef Association Bali. (bpn)













