Penerbaangan
Kedatangan Sejumlah Penerbangan dari Luar Negeri ke Bali, Disambut Baik oleh PHRI. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasca kedatangan sejumlah penerbangan dari luar negeri ke Bali pada Jumat (4/3/2022) seperti, Jetstar rute Singapore-Denpasar pukul 09.55 WITA, Garuda Indonesia rute Sydney-Denpasar pukul 14.45 WITA, dan Scoot Tiger rute Singapore-Denpasar pukul 18.05 WITA, disambut baik oleh para pelaku usaha pariwisata Bali tak terkecuali Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Kedatangan sejumlah penerbangan tersebut juga dinanti-nanti oleg Gubernur Bali, Wayan Koster, yang terlihat nampak sudah menunggu kedatangan para Wisatawan Mancanegara sejak pukul 13.00 WITA, dari penerbangan Garuda Indonesia rute Sydney-Denpasar yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, tepat pukul 14.40 WITA.

Baca Juga :  Kwarcab Klungkung Distribusikan Bantuan Kwarda Bali

Menanggapi hal tersebut, Ketua PHRI Kabupaten Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya merespon positif kedatangan sejumlah wisatawan asing ke Bali pasca Pandemi Covid-19 yang melanda.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan Bali dari krisis yang berkepanjangan.

Maka dari itu, pihaknya sangat mengapresiasi langkah tersebut, dan berharap jumlah wisatawan asing ke Bali dapat terus bertambah kedepannya.

“Kami dari PHRI sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat, yang telah mengupayakan dan membantu mempercepat pemulihan pariwisata Bali pasca hantaman krisis akibat Covid-19 yang berkepanjanganan. Hari ini, kita membuktikan dan melihat bersama penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Kota Sydney, Australia, langsung ke Denpasar, Bali, menjadi momentum awal kebangkitan kembali pariwisata Bali,” ungkap Agung Rai.

Baca Juga :  Gubernur Koster Harapkan Bali Miliki Basis Pendapatan Daerah Memadai Guna Mendukung Sumber PAD

Untuk dapat diketahui, di tahun 2019 Australia merupakan penyumbang terbesar wisatawannya ke Bali, yang mencapai 1,287 juta orang dengan presentase sebesar 26% dari total keseluruhan mengalahkan Tiongkok diposisi kedua. Dengan adanya kedatangan kembali penerbangan dari Australia ke Bali, menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di Indonesia untuk kembali menunjukan taringnya kepada dunia. Selain itu, saat ini setidaknya ada 33 WNA dan 27 WNI yang diterbangkan langsung dari Sydney ke Bali menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

“Harapan kita tentu akan lebih banyak lagi penerbangan-penerbangan Internasional ke Bali. Seperti yang sudah terkonfirmasi kedepan ada KLM, Royal Dutch, Scoot Tiger, dan juga Jet Star, serta beberapa Negara lain juga akan menyusul meramaikan kembali pariwisata Bali. Kita juga harus lebih bekerja keras lagi, bagaimana kedepan kita bisa terus menyajikan pariwisata yang lebih berkelas dan aman dari penyebaran Covid-19,” jelas Ketua PHRI Badung tersebut. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini