A Series
GPU Inter Arc A-Series. Sumber Foto : Youtube

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Melalui sebuah video pada kanal Youtube Intel Graphics pada Kamis (31/03/2022), Intel umumkan lebih detail dari discrete graphics processors seri Arc yang berbasis arsitektur Xe HPG mereka yang baru. Batch pertama GPU ini akan didedikasikan untuk perangkat Laptop, dengan versi desktop dan workstation akan menyusul diakhir tahun 2022. Yang diumumkan kali ini GPU Intel seri Arc 3, Arc 5, dan Arc 7.

Arc 3 adalah GPU seri entry-level dan berbasis pada die ACM-G11 yang lebih kecil sedangkan Arc 5 dan Arc 7 akan berbasis die ACM-G10 yang lebih besar.

Seri Arc 3 saat ini terdapat dua model, A350M dan A370M. A350M memiliki 6 Xe-Core, 6 ray tracing core, grafis clock rata-rata mencapai 1150MHz, dan kisaran penggunaan daya mencapai kisaran 25-35Watt. Sedangkan pada A370M memiliki 8 Xe-Core, 8 ray tracing core, grafis clock rata-rata mencapai 1550MHz, dan kisaran penggunaan daya mencapai kisaran 35-50Watt. A350M dan A370M memiliki memory 4GB GDDR6, dan 64-bit memory bus.

Ke depannya akan ada seri A550M, A730M, dan A770M di akhir tahun dengan core yang lebih banyak, memory dan daya yang lebih tinggi, namun dengan arsitektur dan desain dasar yang sama.

Dari sisi performa gaming, Intel memasarkan seri Arc 3 untuk bisa dimainkan pada resolusi 1080p 60fps, mengikuti informasi yang dirilis oleh Intel Arc A370M dikombinasikan dengan Core i7-12700H dapat mencapai rata-rata diatas 60fps pada beberapa game AAA pada setting medium, dan 90fps pada game bergenre esport.

GPU sudah terpasang XMX AI engine, yang fungsinya mirip dengan Nvidia Tensor core. Dimana ini biasanya digunakan pada Machine learning dan AI-acceleration, dengan fitur XeSS yang merupakan DLSS versi Intel.

Yang mengagumkan mungkin ada pada media engine mereka yang baru, Gpu Arc seri A terbaru merupakan GPU pertama yang mendukung AV1 Encoding yang diakselerasi hardware. Dengan ini memungkinkan untuk tidak hanya mengkonsumsi konten, namun juga membuat konten dengan codec AV1 yang kini mulai banyak digunakan di industri.

Intel juga menyertakan fitur Deep Link, dimana fitur ini membagi sumber daya antara Arc GPU dan Intel GPU untuk lebih meningkatkan performa. Dynamic Power Share secara otomatis menyesuaikan daya diantara CPU dan GPU serta mengalokasikan daya untuk memberikan peningkatan performa hingga 30 persen. Hyper Compute menggunakan kecerdasan buatan pada CPU dan GPU untuk mempercepat tugas yang dilakukan hingga 24 persen. Dan Hyper Encode menggunakan CPU dan GPU untuk mempercepat proses enccoding hingga 60 persen.

Intel juga memamerkan perangkat lunak Arc Control barunya, dimana pengguna bisa melacak driver game yang baru, melakukan tuning pada performa, mengakses fitur yang biasa digunakan pada streaming,

Perangkat terdekat yang akan menggunakan Intel Arc A3 GPU adalah Samsung Galaxy Book2 Pro, dimana produsen lain seperti ASUS, Lenovo, HP, Acer akan menyusul merilis perangkat dengan Intel Arc A3 GPU. (kmg/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News