TNI
Kunker Hari Kedua, Pangdam Tekankan Kesiapan Korem Wira Bhakti Menghadapi Even Internasional. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, MATARAM – Tahun 2022 ini wilayah Kodam IX/Udayana diagendakan akan diselenggarakan berbagai even baik berskala nasional dan bahkan internasional seperti Bali Demokrasi Forum (BDF) dan KTT G20 di Bali, serta tidak kalah penting kesiapan Korem 162/Wira Bhakti khususnya dalam melaksanakan pengamanan even World Superbike (WSBK) dan MotoGP yang digelar di Provinsi NTB.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., dalam pengarahannya di Aula Sudirman Makorem 162/WB Jl. Lingkar Selatan No.162, Kota Mataram, kepada para Prajurit dan PNS Jajaran Korem 162/WB, pada Kamis (17/2/2022).

Baca Juga :  POCO Indonesia Konfirmasi POCO X6 5G dan POCO M6 Pro, Bakal Dirilis 1 Februari 2024

Hari kedua agenda Kunker di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tatap muka Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., tersebut diawali perkenalan selaku Pangdam IX/Udayana dihadapan para Prajurit dan PNS Jajaran Korem 162/WB dibawah komando Danrem 162/WB, Brigjen TNI Lalu Rudy Irham Srigede, S.T., M.Si.

Selain pengamanan, Pangdam juga menyampaikan situasi wilayah akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang dirasakan sampai saat ini, dan Kodam IX/Udayana telah melakukan aksi nyata yaitu dengan adanya pemasangan pompa hidram utk air bersih dan pengairan lahan pertanian yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat khususnya di Bali-Nusra.

Baca Juga :  Laris Manis! MG 4 EV Rakitan Indonesia Jadi Primadona Konsumen di IIMS 2024

“Saya selaku Pangdam akan melanjutkan program pompa tersebut, karena manfaatnya sangat dirasakan utamanya masyarakat yang bertahun-tahun membutuhkan air. Ini sesuai dengan 8 Wajib TNI yaitu mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya,” tegasnya.

Menyikapi kehidupan prajurit dan PNS, Pangdam mengajak untuk selalu bersyukur dan tidak bergaya hidup konsumtif. Pangdam juga memberikan apresiasi bagi prajurit yang berpikir maju untuk masa depan seperti sejak dini berupaya menysihkan penghasilan yang didapat dengan menabung untuk masa depan dan menyiapkan hari tuanya.

Sebelum menutup pengarahannya, Pangdam berharap agar jangan melakukan pelanggaran sekecil apapun, kemudian menjalankan pola hidup sederhana dan menghindari hutang, karena hutang adalah akar dari berbagai masalah.

“Dengan penghasilan yang cukup memadai dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kinerja yang optimal dengan menerapkan pola hidup yang sederhana dan,” tambahnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News