Ngaben Massal
Bupati Tabanan Apresiasi Ngaben Massal Desa Adat Senganan Kangin. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Komitmen mewujudkan pembangunan secara sekala dan niskala, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM., secara berkelanjutan memberikan dukungan dan apresiasi dalam setiap pembangunan yang dilakukan masyarakat, terutama dalam Karya Atiwa-tiwa Ngaben Massal.

Dengan didampingi oleh DPR RI, I Made Urip, Sekda, OPD terkait, Camat Penebel dan unsur Muspika Kecamatan Penebel, Bupati Sanjaya mendatangi langsung Karya Atiwa-tiwa Ngaben Massal yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Adat Senganan Kangin, Desa Senganan, Penebel, Tabanan, Jumat (25/2/2022).

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya sangat mendukung dan mengapresiasi semangat masyarakat dalam membangun Karya. Dimana dikatakannya, dulu selama menjabat Wakil Bupati selalu berkomitmen mendukung penuh kegiatan Yadnya terutama Ngaben Massal karena asas manfaatnya sangat luar biasa bagi masyarakat dibanding melakukan pengabenan secara perseorangan.

Disamping itu, dalam perjalanannya Ngaben Massal ini sempat diperdebatkan dan banyak pertentangan karena dianggap tidak sesuai dengan sastra. Setelah pemahaman-pemahan dan sosialisasi dilakukan oleh berbagai pihak, akhirnya masyarakat melakukan dobrakan melakukan Ngaben Masal dan sampai sekarang hal itu semarak dilakukan.

Baca Juga :  Optimalisasi Perda, Bupati Tabanan Sampaikan Tiga Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan

Untuk itu, pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat bukan saja sebagai bentuk dukungan dan apresiasi tetapi juga sebagai bentuk penghormatan.

“Niki karya yang sangat mulia sekali, maka dari itu di hari yang baik ini saya hadir disini. Yadnya niki sesuai dengan sastra, dimana, sarana sudah bagus sekali, sesana juga sangat bagus dan tatwa susilanya juga sangat sesuai,” ujar Sanjaya.

Juga dilaksanakan dengan kebersamaan, semangat gotong-royong dan penuh keikhlasan, inilah yang namanya Karya yang paling utama.

“Apalagi ada tiga elemen yang hadir mendukung, yakni ketulusan dari masyarakat, dipuput oleh Sang Sulinggih dan disaksikan oleh murdaning jagat. Ini yang namanya karya yang satwika,” imbuh Sanjaya lagi.

Atas dukungan dan apresiasi dari Bupati beserta jajarannya, Bendesa Adat Senganan Kangin, I Nyoman Asta, mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya. Pihaknya mengatakan, bahwa Karya Atiwa-tiwa Ngaben Massal ini telah dilaksanakan dari jauh-jauh hari dengan diikuti oleh 14 Sawa dan 1 Ngelungah dengan biaya Rp10 juta per sawa.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini