The Vira Hotel
Dorong Rencana Pemulihan Pariwisata, IFBEC Bali Gelar Gathering di The Vira Hotel Kuta. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam upaya untuk mendukung secara maksimal pemulihan pariwisata Bali, Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) menggelar kegiatan gathering, bertempat di The Vira Hotel, Kartika Plaza, Kuta, Badung, pada Jumat (29/1/2022). Kegiatan tersebut juga memaparkan secara langsung bagaimana rencana kedepan pemulihan pariwisata Bali benar-benar dapat terealisasi dengan baik di tahun 2022 ini.

Dalam kesempatannya, Ketua IFBEC Bali, I Ketut Darmayasa mengatakan, pelaksanaan gathering tersebut bertujuan untuk melakukan diskusi update informasi yang berkembang dunia pariwisata Bali pasca pandemi Covid-19. Disamping itu, bertujuan untuk mengupdate mengenai rencana kedepan dari organisasi untuk mendukung rencana pemulihan pariwsata Bali di 2022.

“Di Bali, okupansi hotel itu semua dibawah 2 digit saat ini. Pariwisata Bali benar-benar terpuruk 2 tahun belakangan ini. Nah, untuk itu melalui kegiatan ini kita berusaha untuk saling support. Bagaimana nanti kedepan kita bisa mendukung penuh rencana pemulihan pariwisata Bali untuk mendapat perhatian lebih terutama dari Pemerintah,” ungkap Ketut Darmayasa.

Sementara itu, walaupun open border telah dilakukan, ternyata hal tersebut belum memberikan vibrasi positif terhadap psikologis tenaga kerja pariwisata di Bali. Sampai saat ini belum kelihatan tanda-tanda adanya direct flight dari negara-negara yang telah diumumkan akan mengunjungi Bali.

Baca Juga :  Percepat Pemulihan Pariwisata, Bali Jadi Percontohan Program IP Tourism

Ketua Indonesia General Manager Hotel Associaton (IHGMA), Yoga Iswara menjelaskan, bahwa hal tersebut dikarenakan masih terdapatnya tumpang tindih regulasi yang membuat seolah-olah Bali masih terkunci rapat sejak diumunkan dibuka pada 14 Oktober 2021 yang lalu.

“Masih ada hal yang perlu di sinkronkan dan harus segera diselesaikan oleh pemerintah. Artinya, tamu yang datang sebagai turis menggunakan visa turis ini kan belum bisa. Ini kan tidak mudah untuk bisa mendatangkan turis ke Bali seandainya regulasi itu belum diubah. Jadi perlu adanya dorongan dari kita untuk segera Bali bisa benar-benar bangkit dari pandemi, dan mudah-mudahan di Februari 2022 kita bisa merealisasikannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Bantu Bali Bangkit dari Keterpurukan, Sandiaga Uno Siapkan Program Terobosan dan Rencana Open Boarder untuk Wisatawan Internasional

Selanjutnya, mendukung penuh kegiatan sebagai salah satu bagian dari kebangkitan pariwisata Bali di 2022 ini. General Manager The Vira Hotel, Puri Angelina menambahkan, pihaknya sangat optimis dorongan rencana pemulihan pariwisata ini dapat berjalan dengan baik di Februari 2022.

Dirinya meyakini, pada 2022 ini akan ada banyak kegiatan internasional di Bali yang dihadiri oleh beberapa negara selain G-20. Hal tersebut, bisa menjadi ajang promosi dan juga ajang meyakinkan masyarakat internasional bahwa Bali sangat siap untuk membuka kembali pariwisata internasional.

Baca Juga :  Pemkab Buleleng Salurkan Dana Hibah Pariwisata Kepada Pelaku Pariwisata

“Saya optimis, bahwa parwisata Bali bisa bangkit di 2022 ini didasari oleh beberapa aspek, mulai dari tingkat vaksinasi masyarakat Bali yang sangat tinggi hingga penerapan Protokol Kesehatan. Dengan sertifikat CHSE juga secara ketat telah diterapkan oleh industri pariwisata. Begitu juga masyarakat yang mulai terbiasa dalam penerapan protokol kesehatan,” ungkap Puri kepada awak media. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini