Hukum
Berkat Keuletan dan Kegigihan, I Nengah Suriata Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum FH Unud. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – I Nengah Suriata, seorang seorang tenaga pendidik dari Stispol Wira Bhakti Denpasar melanjutkan pendidikan gelar Doktornya (S3) pada Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Berkat keuletan dan kegigihannya gelar Doktor pun bisa di raih dengan terlaksananya Ujian Terbuka Promosi Doktor pada tanggal Rabu (5/1/2022) lalu bertempat di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana, ujian kali ini pun terselenggara dengan media Hybrid Offline dan Online. Mengangkat disertasi berjudul ‘Pengawasan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat Dalam Rangka Pemerataan Kesejahteraan Rakyat di Daerah’.

Baca Juga :  Lagi, 10 Orang Terjaring Razia Masker di Ubung Kaja

Ujian Terbuka Promosi Doktor yang berlangsung selama 2 jam ini dipimpin langsung oleh Dekan FH UNUD, Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, SH., M.Hum, Prof. Dr. I Wayan Parsa, SH., M.Hum., selaku Promotor, Dr. Gede Marhaendra Wija Atmaja, SH., M.Hum., selaku Kopromotor 1, Dr. I Gusti Ayu Putri Kartika, SH., MH., selaku Kopromotor II, serta di uji oleh 4 dewan penguji/penyanggah lainnya.

Dalam disertasinya, I Nengah Suriata mengatakan bahwa hakikat pengawasan Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah yaitu, pengawasan oleh Gubernur untuk mewujudkan peningkatan kualitas hidup yang lebih baik untuk mencapai pemerataan kesejahteraan rakyat di daerah yang berkeadilan.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Resmi Canangkan Vaksinasi Booster di Kota Denpasar

“Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, senantiasa melaksanakan pengawasan atas urusan pemerintahan absolut yang dilimpahkan  wewenangnya oleh pemerintah pusat dan urusan pemerintahan wajib serta  pilihan dan dekonsentrasi  yang menjadi dasar pelaksanaannya, sehingga mencapai peningkatan kualitas hidup masyarakat, guna mencapai kesejahteraan rakyat  secara adil bagi daerah-daerah serta pengawasan  terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah  dengan pengawasan repleksif di dukung oleh pengawasan masyarakat  secara langsung,” paparnya. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here