Bupati Tamba
Hadiri Rapat Rutin Bendesa Kecamatan Mendoyo, Ini Pesan Bupati Tamba. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menghadiri rapat rutin bersama jajaran Bendesa Adat se-Kecematan Mendoyo di Sekretariat MDA (Majelis Desa Adat), Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Minggu (3/10/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, Asisten II I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, perwakilan PHDI, perwakilan MDA, serta Paiketan Krama Istri Kecamatan Mendoyo.

Bupati Tamba pada kesempatan itu menyampaikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dengan jajaran Bendesa Adat se-Kecematan Mendoyo sehingga sinergi akan terus terjalin dengan baik. Lebih lanjut pihaknya juga mengatakan keberadaan Bendesa Adat di desa sangatlah penting, untuk bersama-sama dengan para Pebekel guna memajukan desa.

Baca Juga :  Harga Emas Alami Penurunan Seiring Deflasi Pada Oktober 2021 di Provinsi Bali

“Apa yang tertuang di Perda Bali No. 4 tahun 2019 harus betul-betul dimaknai oleh seluruh Bendesa Adat. Disana sudah dijelaskan semuanya termasuk apa yang menjadi tugas dan wewenang dari desa adat. Jangan sampai Bendesa Adat tidak sejalan dengan Prebekel, malah harus sebaliknya saling beriringan, berkolaborasi dan besinergi dalam rangka mewujudkan kedamaian, kententraman dan kemajuan bagi desa masing-masing,” ucapnya.

Kepada Bendesa Adat, Bupati Tamba yaang didampingi Ny. Candrawati Tamba juga mengingatkan terkait saat ini Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana pada khususnya sudah berada pada level III sehingga terdapat kelonggaran-kelonggaran terhadap aktivitas-aktivitas di masyarakat seperti didalamnya yaitu kegiatan keagamaan.

Baca Juga :  Panitia Mahasabha IV Paiketan Warga Arya Wang Bang Penatih Salurkan Sembako ke Masyarakat

“Kita tahu Bendesa Adat selalu hadir dalam setiap   upacara kegamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat didesa pekraman masing-masing. Maka dari itu, Saya ingin Bendesa Adat tetap mengingatkan warganya terkait disiplin prokes dalam setiap pelaksanaan upacara agama sehingga laju penyebaran Covid-19 dapat minimalisir,” harapnya.

Terlepas dari itu semua, pada setiap pertemuan baik dari unsur kelompok masyarakat, prebekel (kepala desa), dan lainnya, Bupati Tamba juga menginginkan agar para Bendesa Adat juga mampu menjadi ‘Public Relations’ Kabupaten Jembrana bagi khalayak luas.

Baca Juga :  Kerap Mencuri Disejumlah Lokasi, Seorang Buruh Asal Jember Diamankan Tim Opsnal Abiansemal

“Apa yang menjadi program pemerintah yang saat ini tengah dan akan dikembangkan di Kabupaten Jembrana, harus diinformasikan kepada warga di desa pekraman masing-masing, sehingga masyarakat betul-betul tahu program tersebut adalah demi kemajuan bagi Kabupaten yang Kita cintai ini,” pungkasnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here