semarandana
Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI Kunjungi Sanggar Semarandana. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Guna menyaksikan secara langsung kegiatan program beasiswa seni dan budaya indonesia, yang diikuti 7 negara dibawah bimbingan Nyoman Nikanaya, Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI Yusron B. Ambary secara khusus mengunjungi sanggar Semarandana, Desa Adat Munggu Kabupaten Badung, Sabtu (24/10/2021).

Dalam kunjungannya, Yusron B. Ambary berkesempatan berkeliling sanggar serta menyaksikan secara langsung proses pelatihan seni gerak tari dan lagu bali secara virtual yang diikuti oleh 7 negara.

“Luar biasa ya, saya bahagia sekali menyaksikan program ini secara virtual, walaupun serasa ada yang kurang ketika pelatihan tatap muka, namun mereka dapat mengukuti dengan sangat antusias,” ujar Yusron.

Baca Juga :  Pelatihan Intensif Anti-Aging dan Aesthetic Medicine (PIAAM) Tingkat Dasar Angkatan XX

Program ini sempat terhenti tahun 2020 akibat pandemi, namun juga 2021 masih pandemi dan belum memungkinkan juga untuk program ini dilaksanakan secara langsung atau tatap muka. Namun kekhawatiran itu sirna, walaupun dengan daring mereka tetap dapat mengikuti dengan semangat dan 70 persen dari mereka sudah menguasai pelatihan yang diberikan mentor.

“Berkat bimbingan dari sanggar semaranda yang menciptakan suasana belajar yang menarik, dan tidak membosankan membuat 8 siswa tersebut sangat menikmati pelatihan,” pungkasnya.

Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI Yusron B. Ambary (kiri) bersama Nyoman Nikanaya yang juga selaku pemilik sanggar. sumber foto : ads/bpn

Sementara itu, Nyoman Nikanaya yang juga selaku pemilik sanggar, 8 siswa dari 7 negara ini mengikuti pembelajaran secara daring. Hari ini kami kedatangan tamu luar biasa dari kementrian luar negeri RI. Guna meninjau program beasiswa seni dan budaya indonesia secara virtual.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Harap Duta Pariwisata Indonesia Bisa Kenalkan Potensi Pariwisata Indonesia

“Walaupun program ini dilaksanakan secara virtual dan hal yang baru sekali dilaksanakan, namun kami berusaha memberikan pelatihan yang mudah dicerna oleh peserta disana,” terang nikanaya.

Program ini secara otomatis merupakan promosi wisata budaya secara langsung. Budaya Bali, memang sudah dikenal di luar negeri, namun dengan program ini mereka selain mengenal budaya, juga langsung dapat mempelajari dan mempraktekan sendiri di negara masing masing.

“Kami harapkan kepada Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI untuk dapat melaksanakan program ini secara berkelanjutan setiap tahun karena program ini sangat bagus bagi Bali,” imbuh Nikanaya.(ads/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here