hoax
DPD PDIP Bali laporkan 12 akun media sosial ke Polda Bali, terkait kasus penyebaran Hoax. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Terkait adanya berita bohong (Hoax) di sejumlah media sosial yang mengatakan bahwa Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarno Putri meninggal dunia, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Bali melaporkan 12 akun media sosial Twitter ke Polda Bali. Laporan PDIP Bali tersebut diterima langsung oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, pada Selasa (14/9/2021) pagi.

Dalam kesempatannya, mewakili Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PDIP Bali, Made Supartha menjelaskan, berkas-berkas laporan sudah diterima langsung oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Bali dan akan ditindak lanjuti ke depannya.

Menurutnya, kasus yang terjadi merupakan salah satu tindak pidana, dan termasuk dalam kejehatan yang terselubung yang tidak lepas dari kepentingan dari lawan politik dari PDIP, yang secara sengaja menyebarluaskan berita bohong bahwa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri meninggal Dunia.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara Gugah Semangat Satgas Covid-19 Desa/Lurah di Kecamatan Denbar

“Jadi laporan ini dilakukan serentak diseluruh DPD PDIP yang ada di seluruh Indonesia, agar kedepannya diharapkan pihak Kepolisian bisa mengungkap langsung aktor-aktor yang terlibat pada kasus penyebaran hoax Ketua Umun kami. Jelas Ibu Ketum kita, Megawati Soekarno Putri dalam keadaan sehat walafiat, masih bisa bicara, masih bisa mengurusi urusan internal partai dan negara, kok tega dibilang meninggal,” ungkapnya.

Selanjutnya, dirinya juga berharap ke depannya pihak Kepolisian bisa mengungkap siapa dalang utama dari kasus dugaan penyebaran berita bohong tersebut, yang tidak menutup kemungkinan adanya peran dari aktor-aktor besar yang berusaha menjatuhkan kredibilitas internal dari partai berlambang Banteng tersebut. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here