Babinsa
Peran Penting Babinsa dalam Penguatan Fungsi 3T Hingga ke Pelosok Desa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tidak dapat dipungkiri, peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam penguatan fungsi 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) hingga ke pelosok desa menjadi sangat penting. Dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di wilayahnya, Babinsa tidak bekerja sendiri, namun bekerja sama dengan instansi lain seperti Bhabinkamtibmas dan Dinas Kesehatan dalam upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 hingga ke tingkat desa.

Seiring berjalannya waktu, jumlah kasus terkonformasi positif Covid-19 di Provinsi Bali terus mengalami pasang surut. Terlebih, kebijakan Pemerintah untuk melarang warganya melakukan Isoman menuju Isoter, menjadi pekerjaan besar bagi aparat teritorial yang berwenang, khususnya Babinsa dalam melaksanakan edukasi kepada warga masyarakat binaannya hingga ke pelosok-pelosok desa.

Baca Juga :  Wabup Ipat Hadiri Integrated Technology Event 2021

Menanggapi hal tersebut, Kepala Penerangan (Kapenrem) 163/Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana, saat ditemui di Media Center, Kota Denpasar, pada Jumat (17/9/2021) menjelaskan, dalam mengemban misi pengutan 3T di masyarakat, seorang Babinsa dituntut harus memiliki kepekaan yang tinggi, dengan selalu mempertimbangkan kondisi kewilayahan, sosial, budaya, hingga dukungan logisitik, dalam melakukan pelacakan masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 sebagai bagian komponen utama pada tugas pelaksanaan tracing oleh jajaran TNI AD.

“Selama Covid-19 ini terjadi di Bali, Babinsa dari awal sudah sangat berperan, karena keterlibatan mereka ada didalam struktur satgas penanganan di tingkat desa. Peran Babinsa ini sangat luar biasa, dalam mana mereka secara langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, sampai harus mencari-cari ke wilayah di pelosok untuk mengetahui konteks yang dihadapi di masyarakat. Saya rasa mereka perlu diapresiasi oleh masyarakat,” ungkap Kapenrem Wira Satya, yang akrab di sapa Ajik Diana tersebut, Jumat (17/9/2021) siang.

Baca Juga :  Cendikiawan: LPD Milik Desa Adat, Mari Jaga Bersama

Dalam memperkuat fungsi Babinsa sebagai ujung tombak untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dari jajaran TNI AD, perlu adanya dukungan dan motivasi dari masyarakat luas untuk selalu aktif dalam melakukan komunikasi sosial, yang mempermudah Babinsa dalam memanajemen data, utamanya dalam pelaksanaan Tracing di Provinsi Bali. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here