Tujuan dari Isoter ini untuk menekan penyebaran Covid-19. Apalagi Covid-19 varian Delta ini penyebarannya sangat cepat. Isoter ini juga untuk menjaga keluarga dan orang terdekat dari yang terkonfirmasi positif, sehingga bisa berdampak positif pada Bali.
“Kebanyakan yang tidak mau karena belum paham, Mulai kemarin orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung dibawa ke tempat Isoter,” sebutnya.
Tempat Isoter di Badung terdiri dari Hotel Bakung Beach sebanyak 150 bed. Wisma Bima I 46 bed dan Wisma Bima II 55 bed. Hotel Made Bali 200 bed. Hotel Bakung Sari 130 bed. Yang terbaru Kantor Diklat Agama disediakan 35 bed. Hotel Fashion Legian 200 bed. Rusunawa Udayana 128 bed.
Saat ini sedang diupayakan untuk penambahan tempat Isoter untuk dilakukan Isoter berbasis kecamatan. Ini diupayakan karena ada masyarakat yang tak mau jauh dari rumah.
Selama dua hari Isoman yang dipindahkan ke Isoter 200-an orang. Di wilayah hukum Polres Badung kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Mengwi, di wilayah hukum Polres Badung.
“Anggota Polres Badung yang dilibatkan dalam pemindahan Isoman ini sebanyak 150 orang. Kita menargetkan secepatnya para Isoman ini dipindahkan. Sampai saat ini kami tak ada kendala. Poinnya masyarakat itu perlu diedukasi. Setelah dikasih pemahaman mereka mengerti,” tandasnya.(bpn)













