
Seperti diketahui, sejak Desember 2020 telah terjadi penurunan pasokan batu bara untuk sektor ketenagalistrikan. Sebabnya kondisi cuaca ekstrem, penurunan produksi tambang, serta kenaikan harga batubara di pasar Internasional.
Kondisi keterbatasan pasokan batu bara tersebut telah menyebabkan terjadinya penurunan stok batu bara di seluruh PLTU PLN. Namun, keterbatasan pasokan batu bara untuk PLTU PLN pada awal tahun 2021 diatasi dengan melakukan penambahan pasokan dari para pemasok eksisting maupun pemasok baru.
“Kami berharap sinergitas antara PLN mitra pemasok dan Ditjen Minerba dapat terus berlanjut dengan baik demi menjaga keandalan listrik di Tanah Air,” harapnya.
Saat ini kepastian pasokan batu bara merupakan quick win dalam pemenuhan kebutuhan listrik nasional. PLN tetap berkomitmen untuk memprioritaskan bauran energi baru terbarukan (EBT) sebagai wujud nyata dari transformasi PLN.(bpn)












