Covid-19
Suasana Pantai Kuta sejak pandemi Covid-19. Sumber Foto : aar/bpn

“Kita juga sudah membuat Grand Design untuk pemulihan pariwisata Bali. Kalau program-program ini tidak kita coba sekarang, kita tidak akan tahu apakah kita benar-benar siap atau tidak. Makanya dalam hal ini kita terus berupaya untuk meyakinkan semua, bahwa Bali memang serius menerapkannya sesuai dengan ketentuan yang ada dalam mendukung pemulihan sektor pariwisata serta mendorong pembukaan pariwisata agar berjalan sesuai dengan rencana,” ungkapnya.

Disisi lain, saat disinggung mengenai isu pembatalan rencana pembukaan pariwisata Juli mendatang, Dispar Bali mengatakan, akan menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut ke pemerintah pusat. Namun, dalam hal ini pihaknya akan terus berupaya untk membangun kepercayaan, bahwa Bali memang aman untuk dikunjungi, dan mendorong kebangkitan perekonomian masyarakat di sektor pariwisata.

Baca Juga :  Mantan Sekda Buleleng Resmi Ditahan Kejati Bali

“Kita akan tetap membangun dan menjaga ‘trust’ dengan cara menunjukan bahwa kita benar-benar siap menyambut pembukaan pariwisata. Kita juga dari Pemprov masih menunggu informasi resminya dari pusat, karena yang berwenang akan hal ini ya Presiden melalui surat resmi dari Kemenparekraf nantinya. Itukan baru dari pak Sandi aja di media kemarin yang mengatakan hal tersebut, untuk kepastiannya kita masih belum terima apa akan diundur atau justru dimajukan. Yang jelas kita di Bali sudah siap, dan semoga benar dapat direalisasi Juli mendatang,” tambahnya. (aar/bpn)

Baca Juga :  Gubernur Koster Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2021

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here