BNN
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Kebutuhan akan gedung kantor dianggap mendesak untuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) kabupaten Jembrana. Terlebih Jembrana sebagai pintu masuk sebelah barat dipandang memiliki kerawanan lebih terhadap peredaran narkoba. Keberadaan kantor nanti diharapkan mampu mengoptimalkan pencegahan narkoba serta memberikan pelayanan dan pengawasan terhadap peredaran barang terlarang tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Elly Sri Purwa Astuti saat melaksanakan audiensi  dengan Bupati, I Nengah Tamba betempat di ruang utama Pemkab Jembrana, Kamis (1/4/2021).

Dihadapan Bupati I Nengah Tamba dan Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna, Kepala Bagian Umum  BNNP Bali, Elly Sri Purwa Astuti yang juga didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Bali, Agus Arya mengatakan, Kabupaten Jembrana yang berada di pintu masuk pelabuhan di ujung barat Bali memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi.

Baca Juga :  Kembali Rutan Bangli Bebaskan Narapidana Asing

“Bali sebagai daerah wisata dan kabupaten Jembrana sendiri posisinya berada dipintu masuk melalui pelabuhan penyebrangan dari pulau Jawa tentu mempunyai tingkat resiko tinggi bagi Bali bahkan menjadi ujung tombak pengawasan,” ujar Elly Sri Purwa Astuti.

Sebagai daerah ujung tombak pengawasan, kabupaten Jembrana sangat layak untuk memiliki gedung BNNK Kabupaten. “Ddari berbagai faktor pendukung layak atau tidaknya dibangun kantor BNNK di Jembrana, dimasa peralihan ini tentu semuanya tergantung dari komitmen pimpinan daerah dalam hal ini Bapak Bupati Jembrana terutama sarana dan prasarananya dan untuk selanjutnya dibangun melalui anggaran dari BNN RI,” ungkapnya.

Sementara Bupati I Nengah Tamba mengatakan, kalau rencana untuk membangun gedung BNNK di Kabupaten Jembrana mendapat apresiasi positif. “Kami sangat mendukung jika di Kabupaten Jembrana akan dibangun kantor BNNK. Hal ini disebabkan lantaran peredaran narkoba telah masuk diberbagai lini kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  BNNP Bali Kembali Tangkap Pengedar Ganja dan Shabu Hingga ke Gudangnya di Banyuwangi

Bupati Nengah Tamba juga berharap BNNP Provinsi Bali segera berkordinasi dengan pihak pihak terkait agar ide pembangunan tersebut bisa segera terealisasi. “Kami yakin, jika kantor BNNK ada di Jembrana tentu akan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap peredaran Narkoba tentu akan jauh lebih efektif. Untuk itu kami harapkan BNNP Provinsi Bali silahkan koordinasi lebih intens dan teknis kepada Dinas Kesbanpol,”pungkasnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here