“Ini tidak dipaksakan dan kita melakukan secara acak meminta kesediaan masyarakat terhadap hasilnya nanti kita tindak lanjuti sesuai dengan proses yang ada,” tegasnya.
Dalam kegiatan Rapid Test Antigen diawali dengan melakukan test kepada Pemangku Pura Jagatnatha, Jro Mangku Gede Widiada dan Jro Mangku Komang Sugiarta, selanjutnya menyasar para pemedek yang melaksanakan persembahyangan secara acak. Tercatat dari 41 warga yang menjalani test rapid tersebut ditemukan pasangan suami istri (Pasutri) dari Kecamatan Seririt dengan hasil reaktif.
Selain di Pura Agung Jagatnatha, kegiatan Rapid Test Antigen secara acak tersebut juga dilakukan di lintasan Jalan Diponogoro Singaraja dengan menyasar 75 orang, satu orang warga dari Kecamatan Buleleng dinyatakan reaktif.
Selanjutnya tiga warga yang dinyatakan reaktif dalam Rapid Test Antigen akan dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. (aar/bpn)













