Taat Prokes
Wadanramil, Kapten Cbh Misbakhun nampak memasangkan masker kepada pemedek yang hendak bersembahyang di Pura Tanah Kilap. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Terlihat para pemedek mulai ramai tangkil untuk melakukan persembahyangan pada pagi hari, dalam serangkaian pelaksanaan Hari Raya Pagerwesi di Pura Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan, Rabu (3/2/2021).

Untuk mencegah penyebaran Covid–19, Prajuru Adat Pura Tanah Kilap pun melakukan pengetatan protokol kesehatan, yang disesuaikan dengan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya dengan menerapkan gelombang–gelombang bagi para pemedek yang hendak bersembahyang.

Di sela–sela kegiatan persembahyangan, Ketua Prajuru Adat Pura Tanah Kilap, Wayan Suarsana mengatakan, pemedek yang hadir untuk tangkil dalam persembahyangan Hari Raya Pagerwesi kali ini, merupakan pemedek yang datang dari seluruh Bali.

Baca Juga :  MPLS SMPN 12 Denpasar Ditutup Dengan Penyerahan Bingkisan Kepada Warga Miskin

Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan beberapa skema guna mengantisipasi terjadinya penumpukan para pemedek yang ingin bersembahyang di Pura Tanah Kilap, serta selalu mengimbau para pemedek yang tangkil untuk taat pada protokol kesehatan yang ada.

“Kurang lebih jam 6 tadi kita sudah mulai persembahyangan, dan pemedek sudah mulai berdatangan. Kami mengantisipasi juga agar tidak terjadi penumpukan para pemedek, dan memastikan penerapan protokol kesehatannya juga. Kami melibatkan setidaknya 40 orang, dari Pecalang dan Prajuru Adat, serta juga bekerja sama dengan jajaran Koramil Denpasar Selatan,” ungkap Wayan Suarsana.

Baca Juga :  Diskes Denpasar Gelar Lomba Balita Indonesia

Memastikan pelaksanaan Persembahyangaan Hari Raya Pagerwesi di Pura Tanah Kilap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada, Wakil Komandan Rayon Militer, Wadanramil 1611-02/Densel, Kapten Cbh. Misbakhun mengatakan, pihaknya juga telah melakukan langkah antisipasi, yang telah disesuaikan dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini