Sembahyang Saraswati
Persembahyangan Hari Raya Saraswati di Kabupaten Jembrana dilaksanakan dengan Tertib Prokes. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Hari Raya Saraswati merupakan salah satu hari raya besar bagi Umat Hindu untuk memuliakan dan memperingati turunnya ilmu pengetahuan suci bagi umat manusia.

Terlebih di Bali saat perayaan Hari Raya Saraswati, Umat Hindu berbondong-bondong datang ke Pura atau tempat ibadah lainnya untuk melakukan persembahyangan, sebagai ungkapan rasa syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian dan meningkatkan keberadaban.

Di tengah kesibukan Umat Hindu dalam melaksanakan persembahyangan Hari Raya Saraswati, upaya edukasi dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19 saat ini tentunya tetap dilaksanakan dan menjadi perhatian dari semua pihak.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Bagi Murid Baru

Terutama Babinsa, sebagai aparat kewilayahan, yang terus melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 baik melalui sosialisasi 3M dan 3T secara langsung di masyarakat.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (30/1/2021), persembahyangan Hari Raya Saraswati Umat Hindu di Pura Puseh Desa Adat Tegalcangkring, Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Salah satu anggota Babinsa Tegalcangkring, dari kesatuan Koramil 1617-02/Mendoyo, Serda Suwardi, bersama dengan Pecalang Desa Adat setempat secara humanis memberikan imbauan agar dalam pelaksanaan kegiatan persembahyangan tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News