Melaspas
Bupati Giri Prasta saat menghadiri Upacara Melaspas di Banjar Kedua Desa Baha bertepatan dengan Purnamaning Kawulu, Kamis (28/1/2021). Sumber Foto : Humas Badung

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Seiring rampungnya proses ngingsiran Pelinggih Pura Melanting dan Begawan Penyarikan di Banjar Kedua Desa Baha, masyarakat banjar setempat menggelar Upacara Melaspas, Mendem Pedagingan Medasar Caru Manca Kelud lan Rsi Gana bertepatan dengan Purnamaning Kawulu, Wraspati Wage Wuku Watugunung, Kamis (28/1/2021).

Pelaksanaan upacara dalam situasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat tersebut dipuput Ida Pedanda Griya Gede Desa Baha dan dihadiri oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Anggota DPRD Wayan Regep, Kadis Kebudayaan Gde Eka Sudarwita, Kabag Humas Made Suardita dan Camat Mengwi Nyoman Suhartana serta tokoh dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pasien Sembuh Bertambah 4 Orang, Pemprov Bali Akan Buka Akses Aktivitas Masyarakat

Dalam kesempatan itu Bupati berkesempatan ngaturang ayah mendem pedagingan di Pelinggih Utama dan penandatanganan prasasti serta secara pribadi menghaturkan punia sebesar Rp10 juta dan Ketua DPRD Putu Parwata Rp5 juta.

Dihadapan masyarakat Br. Kedua, Bupati Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan Upacara Melaspas dan Mendem Pedagingan sebagai bentuk ketaatan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banjar Adat Kedua, karena sudah menerapkan prokes dalam setiap rangkaian upacara Melaspas dan mendem pedagingan di pura ini terlebih dalam situasi pandemi serta pemberlakuan PKM di masyarakat. Hal ini sebagai bentuk ketaatan masyarakat terhadap himbauan pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Giri Prasta juga menambahkan terkait keberadaan Pura Melanting dan Begawan Penyarikan mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, karena memiliki kaitan yang sangat erat dengan bidang ekonomi sampai ke bidang pemerintahan. Untuk itu diharapkan agar masyarakat Br. Kedua selalu menjaga hubungan kekerabatan dengan konsep menyama braya antar krama di banjar tersebut.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini