Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Saat disinggung mengenai meningkatnya kasus Covid–19, pasca pelaksanaan Pilkada serentak di Provinsi Bali. Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya mengklaim, pihaknya sudah mempunyai skema antisipasi untuk menekan penyebaran kasus Covid–19 di Bali.

Saat ditemui di kantornya, Selasa (1/12/2020) di Denpasar. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya menjelaskan, strategi tersebut yakni, memastikan kecukupan ruang isolasi pasien Covid-19 dan ICU.

Saat ini Bali memiliki setidaknya 1.308 unit ruang isolasi dan 140 ICU yang tersebar di sejumlah rumah sakit dan tempat karantina di Provinsi Bali. Kondisi ruang isolasi dan ICU saat ini masih mencukupi karena masih tersisa 37 persen. Sehingga Pemprov Bali akan menambah jumlah ruang isolasi, jika memang terjadi peningkatan kasus harian yang diatas rata–rata 50 hingga 70 orang per hari.

”Kita sudah antisipasi, jangan sampai kasusnya di atas 70. Kalau angkanya sampai diatas 70 kita harus segera menambah. 50 siaga, jika 70 nambah,” ujarnya Kadis Kesehatan Provinsi Bali.

Baca Juga :  Selesai Dibangun, Digelar Upakara Pemelaspasan dan Mecaru Rsi Gana di SMPN 14 Denpasar

Dalam hal ini, Pemprov Bali juga akan melakukan penelusuran kontak secara massif. Mengingat saat ini Bali memiliki relawan yang bertugas melakukan tracing. Konsekuensinya tentu, jumlah kasus akan naik.

Maka dari itu, pihaknya juga akan memastikan kapasitas ICU dan isolasi di setiap rumah sakit dapat tercukupi untuk perawatan pasien Covid–19, serta rencana lanjutan untuk menambah fasilitas isolasi terutama hotel yang disiapkan secara khusus dalam skema antisipasi peningkatan kasus Covid–19, pasca pelaksanaan Pilkada dan libur panjang akhir tahun di Provinsi Bali. (bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini