Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyambut kunjungan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) ke Kabupaten Klungkung bertempat di kediaman Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Puri Den Bencingah, Desa Akah, Klungkung, Rabu (23/12/2020). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi Bamsoet dengan anggota FKUB Bali.

Turut menyambut kedatangan pejabat dari Partai Golkar tersebut, yakni Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Dandim 1610/Klungkung, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali, jajaran FKUB Bali serta organisasi Forpela dan Forgimala.

Baca Juga :  Rektor: Menyelesaikan Studi Tepat Waktu Wujud Syukur Mahasiswa Berkuliah di Unpad

Dalam sambutannya, Bupati Suwirta mengucapkan selamat datang di Kabupaten Klungkung kepada Bamsoet. Dikatakan, Klungkung sebagai kabupaten terkecil namun menjadi titik yang terbesar di Bali karena merupakan pusat kebudayaan Bali dan raja di raja. Selaku Pemerintah Daerah, Bupati Suwirta mengaku berusaha selalu berada di tengah-tengah umat. Berkat semangat Gema Santi, Klungkung dinobatkan menjadi Kabupaten Peduli HAM sebanyak enam kali berturut-turut.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bamsoet mengakui jika kerukunan dan toleransi umat beragama di Bali sangat tinggi. Dirinya merasa Bali memiliki sebuah aura yang berbeda dan mendamaikan. Selain itu Bali yang memiliki rasa toleransi yang tinggi mengakibatkan banyak wisatawan ingin berkunjung dan menetap di Bali.

Baca Juga :  Ciptakan PilGub 2018 Aman, Kapolres Badung Gandeng Tokoh Tokoh Masyarakat

“Setiap mendarat di Bali, saya merasakan suasana yang berbeda. Ada suatu aura yang membuat perasaan ini damai, sehingga saya pun berkeinginan menghabiskan sisa hidup dan menetap di Pulau Bali tepatnya di Kabupaten Klungkung ini,” ujarnya.

Menurutnya, tugas pemerintah ke depan akan semakin berat, dimana tantangannya adalah teknologi yang tidak bisa dibatasi dan bisa diakses oleh siapapun. Ideologi Pancasila yang diakui dunia mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke-5 di dunia, terdiri dari 6 agama dan puluhan aliran kepercayaan serta ratusan suku dan ras. “Mari kita semua untuk senantiasa menjaga persatuan NKRI,” ajaknya. (dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini