Koperasi
Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena menyematkan tanda peserta sekaligus membuka diklat pengawasan Koperasi di gedung Madu Sedana Sanur, Selasa (10/11/2020).Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARKoperasi sebagai dunia usaha ingin mendapatkan kinerja baik harus dapat mewujudkan pola pelayanan yang transparan dan akuntabel. Bila tidak ada keterbukaan akan ditinggalkan oleh anggota koperasi.

Hal ini disampaikan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan  yang dibacakan Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena disela-sela pembukaan Diklat Pengawasan Koperasi di Gedung Madu Sedana Sanur, Selasa (10/11/2020).

Menurut Rai Mantra, diklat pengawasan koperasi sangat relevan dan strategis sesuai tuntutan pelayanan usaha saat ini. Di samping mewujudkan tata kelola yang baik dalam dunia usaha dikenal dengan good corporate governance (GCG). Di mana GCG harus transparansi dan akuntabilitas.

”Kami harapkan koperasi sebagai dunia usaha ingin mendapatkan kinerja baik harus dapat mewujudkan pelayanan transparan dan akuntabel. Sehingga anggota koperasi tidak akan berpaling ke dunia usaha,’’ katanya.

Rai Mantra mengungkapkan, tata kelola koperasi yang baik harus memperhatikan prinsip pengawasan untuk meningkatkan kapasitas pengawasan koperasi. Terutama pengawasan mandiri (internal) pengawasan koperasi maupun pengawasan eksternal oleh auditor dan instansi pembina. Pengelolaan koperasi secara transparan dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknolog informasi sebagai upaya penerapan digitalisasi.

Baca Juga :  Sekda Dewa Indra Apresiasi Market Sounding Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Apalagi di masa pandemi Covid-19 dengan kebiasaan hidup baru peran teknologi informasi semakin meningkat dalam memberikan pelayanan, pemasaran, informasi produk yang berorientasi sitem daring.

Rai mantra menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana telah mengkombinasikan materi diklat dengan system kalsikal dan outbound serta studi tiru. Kombinasi ini akan dapat memadukan antara terori, praktek, dan etos kerja.

”Kami minta kepada peserta dapat mengikuti diklat ini dengan baik sehingga selesai mengikuti diklat dapat mengimplementasikan ilmu yang diudapat pada gerakan koperasi masing-masing,’’ pinta Rai Mantra.

Erwin Suryadarma menambahkan, saat ini perkembangan koperasi di Kota Denpasar secara kuantitas menunjukan perkembangan. Namun kualitas masih banyak perlu ditingkatkan, karena anggota sangat menentukan arah perkembangan koperasi. Apalagi saat pandemi Covid-19 ini melumpuhkan semua lini perekenomian termasuk koperasi. Diharapkan, pengawas, pengurus dan anggota bahu membahu menjaga kelangsungan hidup koperasi.

”Kami minta pengawasan koperasi lebih ditingkatkan lagi agar bisa keluar dari krisis yang dihadapi,’’ pinta Erwin Suryadarma.(agg/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here