Subak
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Anggota Komisi IV DPR RI, I Made Urip, meresmikan Jalan Usaha Tani Subak Bengkel, di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (25/11/2020). Dia pun berpesan agar jalan subak yang dibangun itu untuk kelancaran kegiatan subak, dan jangan sampai beralih fungsi.

Dia mengakui bahwa kemampuan petani di Desa Bengkel sangat baik. Untuk itu, dia berharap agar generasi milenial mau terjun sebagai petani, dan mampu meningkatkan produktivitas. “Mudah-mudahan situasi saat ini bisa pulih kembali, dan ketahanan pangan yang ada di Bali masih bisa diandalkan,” ujarnya.

Dalam acara tatap muka di Balai Subak Bengkel itu, juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Kementerian Pertanian RI di Subak Bengkel. Hadir pula Erna dari Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Hortikultura Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana, Camat Kediri I Made Murdika, Perbekel Desa Bengkel I Nyoman Wahyu Bimantara, Perbekel Desa Pangkung Tibah Ketut Subawa, Pekaseh dan Prajuru Subak Bengkel sekitar 30 orang, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Jatayu Desa Bengkel.

Baca Juga :  DPC PDIP Tabanan Bagikan 48 Nasi Tumpeng ke Masyarakat

Selain meresmikan jalan subak dan pelepasan burung hantu (titoalba) oleh I Made Urip, juga dilanjutkan dengan pemutaran video pembangunan Jalan Usaha Tani Subak Bengkel.

Perbekel Desa Bengkel, I Nyoman Wahyu Bimantara, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Terkait burung hantu, akan dipelihara dan dijaga kelestariannya, untuk upaya pengendalian hama tikus. “Bantuan ini jadi prioritas dan membangkitkan generasi muda ikut bertani secara modern,” ujarnya.

Sementara Erna dari Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, menyebut Desa Bengkel adalah sebuah model, untuk meningkatkan hasil pertanian. “Mudah-mudahan berhasil. Dengan motivasi dan semangat, dengan konsep ramah lingkungan, dan apa yang dimiliki dapat bersaing dalam kualitas yang baik,” harapnya.

Baca Juga :  Test Rapid Antigen Digencarkan, Kali Ini Menyasar Sejumlah Pengunjung Pasar dan Terminal di Tabanan

Urip juga mengapresiasi para petani setempat, yang ketika dalam situasi pandemi Covid-19 ini banyak sektor yang tutup, namun hanya sektor usaha tani yang bisa bergerak. “Hendaknya lahan yang 300 hektar di Subak Bengkel ini tetap dipertahankan,” ujarnya.

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada pengurus subak. Antara lain berupa satu unit sepeda motor roda tiga, 50 buah keranjang, 20 unit terpal, dan 18 buah ember. Selain itu, juga satu unit pengolahan bawang merah, bantuan program pekarangan pangan lestari (P2L) senilai Rp50 juta, satu unit zultifator, dan satu unit pompa air 6 inci. (ita/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here