Cuci Tangan
Sumber Foto : https://www.freepik.com

BALIPORTALNEWS.COMCovid-19 merupakan virus berbahaya yang saat ini menghantui kehidupan Bangsa Indonesia dan bahkan diseluruh penjuru dunia sedang berusaha untuk menghadapi masa pandemi ini. Selama pandemi ini berlangsung, seluruh aspek kehidupan bangsa mengalami krisis, seperti pendidikan, politik, ekonomi, fashion, kuliner, dan bahkan usaha-usaha ternamapun mengalami krisis yang serius. Nama virus ini, memang sudah tidak asing terdengar ditelinga publik. Namun, apakah mereka memahami betul apa yang sedang terjadi saat ini atau mereka hanya sekedar mengetahui bahwa adanya virus yang bernama Covid-19?.

Apabila mereka memahami dan selalu mengikuti perkembangan informasi mengenai Covid-19, mereka akan waspada dan secara tidak langsung takut untuk pergi keluar rumah, menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan setiap saat, dan aktivitas lainnya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru, yakni Sars-Co V-2. Virus ini merupakan virus yang berbahaya bahkan menjadi mematikan, seorang yang terduga terkena virus tersebut akan menimbulkan gejala gangguan pernafasan, demam tinggi diatas 38 derajat, indra penciuman dan pengecapan tidak berfungsi, merasa lemas, batuk-batuk dan sesak nafas. Bahkan, sekarang terdapat istilah OTG atau Orang Tanpa Gejala, ini menjadi hal yang lebih serius dikarenakan orang tersebut terkena Covid-19 namun tidak menunjukan gejala-gejala apapun, dan apabila OTG tersebut melakukan kontak langsung dengan keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitarnya terdapat kemungkinan bahwa mereka tertular Covid-19 yang mengakibatkan jumlah kasus di Indonesia semakin meningkat. Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia sendiri sudah berada diangka ratusan ribu begitupula dengan angka kematiannya mencapai sepuluh ribu korban.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Kunjungi Markas PMI Bali

Untuk itu, sebagai warga negara Indonesia kita harus menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan. Protokol tersebut harus dilakukan baik saat dirumah saja, saat keluar rumah ataupun saat memasuki rumah sekalipun. Sebagai contoh saat saat dirumah saja makan makanan sehat, berolahraga, dan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20-40 detik. Sedangkan keluar rumah; menggunakan masker, meggunakan pakaian yang tertutup seperti jaket dan celana panjang, tidak menggunakan kendaraan umum. Selain itu, saat memasuki rumah juga harus menerapkan protokol kesehatan, seperti; menghindari menyentuh apapun saat tiba dirumah, menaruh seluruh barang bawaan didepan pintu, mengganti baju dan langsung mandi.

Mencuci tangan merupakan hal yang penting dalam rangka menjaga kebersihan tangan dan kesehatan tubuh, alasan harus mencuci tangan bukan semata-mata hanya karena adanya Covid-19, karena hampir 80% penyakit tertular melalui sentuhan tangan. Apabila, seorang berpikiran bahwa mencuci tangan penting hanya saat situasi pandemi, maka pemikiran tersebut sangatlah rancu. Karena apabila pandemi telah usai, maka ia tidak akan peduli lagi mengenai mencuci tangan sampai muncul bencana atau situasi yang mengharuskan seorang menjaga kebersihan tangan tersebut.

Sebelum adanya Covid-19, Masyarakat Indonesia memang sudah dianjurkan untuk selalu mencuci tangan, namun mereka belum begitu sadar akan pentingnya kebersihan tangan hingga munculnya Virus Corona. Karena, seperti yang dapat dilihat bahwa Masyarakat Indonesia masih belum bisa hidup bersih. Namun, dengan adanya bencana seperti ini, diharapkan agar nantinya Masyarakat Indonesia bisa lebih sadar akan pentingnya mencuci tangan dan membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan, sehingga setiap individu menjadi indivdu yang sehat dan bersih.

Baca Juga :  AKN Jembrana Gelar Wisuda, Tahun Depan Tingkatkan Jenjang D3

Kegunaan dari mencuci tangan dengan sabun dalam kehidupan sehari-hari karena tentu akan terhindar dari berbagai macam penyakit, seperti terhindar dari diare, iritasi mata (apabila menyentuh mata), demam dan apabila seorang menjadikan mencuci tangan sebagai kebiasaan maka secara tidak langsung individu tersebut menghemat finansial keluarganya karena ia mencegah dari penyakit yang ada.

Mencuci tanganpun terdapat beberapa langkah yang harus diikuti. Banyak media ataupun publik yang menyatakan bahwa, mencuci yang benar adalah selama 20-40 detik. Hal tersebut memang benar adanya, namun yang perlu diperhatikan disini bahwa mencuci tangan yang benar bukan berdasarkan lama waktunya namun mencuci tangan yang benar adalah sesuai tahapan-tahapan yang dianjurkan dan apabila tahapan tersebut sudah dilakukan maka secara tidak disadari waktu mencuci tangan akan berkisar 20 hingga 40 detik. Mencuci tangan yang benar juga harus menggunakan sabun, jika hanya membasuh tangan dengan air itu adalah cara mencuci tangan yang salah.

Berikut adalah langkah-langkah mencuci tangan yang benar:

  1. Basuh tangan menggunakan air mengalir kemudian tuangkan sabun ditelapak tangan secukupnya
  2. Cakupkan kedua tangan dan gosokkan dengan sabun yang sudah dituang
  3. Letakkan salah satu sisi tangan (kanan) diatas punggung tangan sisi lainnya (kiri) dan lakukan hal yang sama untuk sisi lainnya
  4. Letakkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari yang terjalin atau terkait satu sama lain
  5. Tangan kanan dan tangan kiri saling mengenggang, sehingga sabun mengenai kuku dan pangkal jari kedua tangan
  6. Gosok ibu jari kanan dengan tangan kiri dan lakukan hal yang sama untuk ibu jari tangan kiri
  7. Gosokan jari-jari tangan kanan di telakap tangan kiri dan lakukan hal yang sama untuk jari-jari tangan kiri
  8. Bilas kembali dengan air mengalir dan keringkan tangan dengan lap atau kain yang disediakan
Baca Juga :  Gede Suyasa Pimpin Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng 2020-2025

Dengan mematuhi serta menerapkan protokol-protokol kesehatan, maka anda sudah berusaha untuk menajaga diri sendiri maupun orang sekitar lingkungan anda agar terhindar dari Covid-19. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan tangan anda, yakni mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan ikuti langkah-langkah yang dianjurkan. Maka, marilah kita menjaga diri kita sendiri dan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan dan melewati masa pandemi Covid-19 bersama-sama.

Penulis :
Kezia – Mahasiswi LSPR Jakarta Batch 23

Silahkan Berkomentar

Please enter your comment!
Please enter your name here