Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi menghadiri acara Kick Off RIF NSLIC/NSELRED di Balai Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida. Kunjungan kerja tersebut terkait dengan rencana pelaksanaan Program RIF di Kabupaten Klungkung.

Budi Arie Setiadi menyampaikan mengenai Program Dana Inovasi Responsif atau Responsive Innovation Fund (RIF) Tahap Ketiga merupakan Proyek National Support for Local Investment Climates/National/ Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSLIC/NSELRED), merupakan kerjasama kemitraan antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).

Baca Juga :  Antisipasi Kerawanan Jelang Perayaan Nyepi, Masyarakat Klungkung Diminta Untuk Tetap Disiplin

Pihaknya berharap Kabupaten Klungkung menjadi pelopor program gerakan regenerasi petani muda Indonesia di Bali dan Organic Movement.

“Potensi yang ada di Nusa Penida ini harus dapat dimaksimalkan melalui pemberdayaan peningkatan kapasitas masyarakat desa, sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Wamen Desa PDTT, Budi Arie Setiadi.

Ditambahkan, dengan ditetapkannya Kabupaten Klungkung sebagai salah satu dari KPPN, maka dapat menjadi pelopor dan contoh yang baik bagi pengembangan kawasan pedesaan di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Wamen Desa PDTT Budi Arie Setiadi didampingi Bupati Suwirta dan Sekda Gede Putu Winastra meresmikan Rumah Keong yang menjadi pusat pengembangan produk pertanian warga desa di Kecamatan Nusa Penida.

Baca Juga :  Suami Korban Menduga Adanya Keterlibatan Pihak Berwenang dalam Kasus Mafia Tanah yang Terjadi di Nusa Penida

“Rumah Keong yang merupakan hasil pertanian masyarakat setempat, meliputi rumput laut, Poh Nusa (mangga Nusa Penida), kelapa, dan singkong. Dengan harapan Rumah Keong dapat menjadi ciri khas cinderamata bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida,” ungkap Bupati Suwirta. (dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini