Sumber Foto : dar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) melakukan pendaftaran ke KPU Kota Denpasar, Jumat (4/9/2020). Paket Jaya-Wibawa tiba sekitar pukul 09.30 WITA dengan nuansa merah putih, baik itu pakaian maupun kendaraan yang digunakan berupa VW berwarna merah dan putih.

Jaya-Wibawa didampingi pimpinan partai koalisi pengusung dan pendukung, yaitu PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Hanura. Diantaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar Made Mulyawan Arya (De Gadjah), Ketua DPD PSI Gede Eka Wijaya Patriana, Ketua DPC Partai Hanura Kota Denpasar serta Ketua Tim Pemenangan Jaya-Wibawa Suteja Kumara.

Kehadiran paket Jaya-Wibawa bersama perwakilan timnya langsung diterima Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya dan para Komisioner lainnya. Proses pendaftaran berlangsung dengan jumlah orang yang terbatas dan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

Usai melakukan proses pendaftaran yang berlangsung selama dua jam, Jaya-Wibawa menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Denpasar khususnya partai pengusung dan Ketua Tim Pemenangan atas kerja kerasnya sehingga berkas pendaftaran dinyatakan lengkap.

Baca Juga :  Kembangkan Wisata Kuliner, Bupati Mahayastra Tandatangani MoU dengan PT. Aerofood Indonesia dan ICA BPD Bali

“Kami mohon doa restu kepada masyarakat Kota Denpasar dengan lengkapnya pendaftaran kami dan kita mengetahui bersama bahwa Pilkada tahun ini dalam suasana pandemi maka saya imbau masyarakat agar tetap tegar, semangat, mari kita bergerak secara gotong royong untuk mengatasi pandemi ini,” ujar Jaya-Wibawa.

Pihaknya akan mendorong pencairan BLT (Bantuan Langsung Tunai) bagi masyarakat Kota Denpasar yang terdampak pandemi dengan jumlah sekitar 18.800 orang dan dana stimulus yang dikeluarkan provinsi bagi para pelaku UKM dan IKM agar segera dicairkan setidaknya sebelum Hari Raya Galungan.

“Kami juga akan memohon kepada Bapak Gubernur agar di RSUD Wangaya ditambah satu lab PCR sehingga masyarakat cepat memperoleh hasil Swab Test. Juga jumlah kapasitas kamar rawat inap bisa ditambah agar penyembuhan Covid-19 bisa segera teratasi,” sebutnya.

Ditanya soal target kemenangan, Jaya-Wibawa tidak mau mengatakan secara gamblang. “Astungkara, yang penting kami diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk memenangkan pertarungan. Yang namanya bertarung kita harus punya prinsip untuk menang. Intinya kami siap bekerja keras untuk melayani masyarakat Kota Denpasar,” tegasnya.

Baca Juga :  Berbahan Arak Terstandardisasi, Usada Barak Percepat Penyembuhan OTG Covid-19

Sementara Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan secara keseluruhan pendaftaran paket Jaya-Wibawa telah memenuhi ketentuan persyaratan minimum jumlah kursi di DPRD, yaitu 9 kursi untuk bisa mendaftarkan satu paslon dan memenuhi perolehan suara.

“Kami telah menerima proses penerimaan berkas pencalonan secara lengkap dan berkas syarat calon Walikota-Wakil Walikota memenuhi syarat. Kami juga sudah menerbitkan berita acara bahwa pendaftaran paket Jaya-Wibawa diterima,” kata Arsa Jaya.

Dikatakan, pada Pilkada kali ini Bapaslon juga diwajibkan melampirkan surat keterangan hasil CT PCR atau Swab dengan status tidak terindikasi atau negatif Covid-19.

“Tahapan pendaftaran Bapaslon berlangsung pada 4-6 September 2020. Selanjutnya kami akan melakukan proses verifikasi terhadap berkas Bapaslon dan dilanjutkan pemeriksaan kesehatan di RSUP Sanglah. Untuk Bapaslon Pilwali Denpasar dilaksanakan pada 7 September untuk pemeriksaan jasmani dan 8 September untuk psikologi,” pungkasnya. (dar/bpn)

Silahkan Berkomentar

Please enter your comment!
Please enter your name here