Dari kiri Dewan Juri IB Sudiarta, Ketua Panitia Wahyu Widiana, dan SRM General Affairs PLN IUD Bali, B.I Putu Priyatna. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARDPD RI kembali menggelar BUMN CSR Awards 2020. Sekitar 27 BUMN di Bali ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Kegiatan dilakukan dari tanggal 28 September s/d 25 Nopember 2020 dan puncak acara tanggal 10 Desember 2020.

BUMN CSR Award memperebutkan predikat Gold, Silver, dan Bronze. Demikian Terungkap saat Jumpa Pers Acara Penilaian BUMN CSR Award di Lobby PT PLN UID Bali, Senin (28/9/2020).

Ketua Panitia, Wahyu Widiana, S.E., M.Si., mengatakan penilaian dalam kegiatan ini mengambil 18 indikator dari sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dewan juri dari pihak independen yang terdiri dari akademisi, praktisi, bisnis dan jurnalis.  Setiap BUMN wajib hukumnya untuk mengadakan CSR, baik sosial maupun ekonomi.

“Penilaian dilakukan dari dewan juri yang terdiri dari 5 orang independen terdiri dari akademisi, praktisi bisnis, hukum, lingkungan dan jurnalis. Tugas dewan juri adalah memastikan apakah indikator tersebut sudah berjalan baik, atau apakah perlu dievaluasi kembali,” ungkap Wahyu.

Sementara, Senior Manager General Affairs PLN IUD Bali, B.I Putu Priyatna mengatakan pihaknya sudah ikut berpartisipasi dari pertama acara digelar dan selalu mendapatkan Gold.

Baca Juga :  Buka Ruang Dialog, Gubernur Koster Terima Aspirasi Serikat Pekerja Pariwisata Terkait UU Cipta Kerja

“Tahun kemarin PLN sudah mendapatkan predikat Gold. Ini menunjukkan CSR yang sudah berjalan sangat bagus. Dana CSR merupakan dana yang disisihkan dari keuntungan perusahaan dan kita optimis tahun ini mendapatkan Gold lagi,” kata Priyatna.

Dirinya menyebutkan, selama ini PLN melakukan CSR dalam 7 kategori, meliputi bencana alam, pendidikan, dan pelatihan, peningkatan kesehatan, sarana prasarana umum, perbaikan  ibadah,  pelestarian alam, dan program pengentasan masyarakat dari kemiskinan.

“Selama ini program pengetasan kemiskinan paling banyak seperti bedah rumah, pembangunan toilet dan sebagainya,” tambahnya.

Priyatna menyebutkan, dari tahun ke tahun CSR PLN IUD Bali terus meningkat. Tahun 2018 sebesar Rp1,6 miliar, tahun 2019 sebesar Rp1,9 miliar dan tahun 2020 sebesar Rp2,4 miliar dan 93,5 persen sudah disalurkan.(ads/bpn)

Tinggalkan Komentar